Temukan berbagai tips tentang perawatan dan pencegahan ban rusak di tautan ini.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

Achilles, Ban Handal Berbagai Medan di Indonesia

Ban Achilles adalah salah satu ban untuk mobil yang mengakomodir ketahanan di berbagai medan jalan yang ada di Indonesia. Ban ini memiliki banyak varian, mulai dari ban untuk lingkungan jalan yang kering hingga jalan yang basah. Di iPrice Indonesia, Anda dapat dengan mudah membandingkan harga satu tipe ban Achilles dengan tipe yang lain melalui fitur pembanding harga yang tercantum di etalase produk halaman ini.

Untuk Anda yang mengendarai mobil, kondisi ban akan sangat berpengaruh pada performa kendaraan. Ketika ban yang digunakan tidak lagi layak, maka performa mobil Anda tidak akan optimal. Nah, apa sih sebenarnya fungsi sebuah ban pada mobil itu sendiri?

Setidaknya, ada empat fungsi ban mobil. Pertama, ban mobil berfungsi sebagai pendukung beban kendaraan itu sendiri. Ban menahan beban mobil yang sedemikian berat agar tidak terhempas ke permukaan tanah.

Kedua, ban mobil berfugsi untuk mentransmisikan akselerasi kendaraan sekaligus sebagai benda pertama yang menahan laju mobil ketika Anda melakukan pengereman. Ban yang tidak dalam kondisi baik tentu tidak mampu mengantarkan fungsi ini dengan baik

Ketiga, ban mobil berfungsi sebagai pendukung kendaraan untuk mengubah arah laju. Ban pada mobil dapat dibelokkan ke kiri dan ke kanan menggunakan stir yang dikendalikan pengemudi. Dengan menggunakan ban, kontrol dan perpindahan arah dapat menjadi lebih halus.

Keempat, ban mobil berfungsi untuk menghadirkan kenyamanan untuk orang-orang di dalam mobil. Ban mobil yang memiliki kondisi bagus dapat meredam getaran dan hentakan karena medan jalan yang tidak mulus. Berkat getaran yang minim, pengemudi maupun penumpang di dalam mobil dapat duduk dengan nyaman tanpa ikut terguncang.

Mengenal Anatomi Ban Mobil

Ban mobil tidak hanya memiliki material karet semata. Ban mobil dibuat daari sejumlah bahan dan lapisan agar menjadi kokoh dan tahan lama dipakai. Ada sejumlah bagian yang dikonstruksikan untuk menghasilkan fisik ban yang ciamik.

Carcass

Bagian ban yang bernama carcass ini berada tepat di dalam ban. Carcass berfungsi untuk menahan goncangan, tumbukan, berat hingga menahan tekanan angin. Carcass dibentuk dari sejumlah lembaran bernama ply cord.

Tread

Tread adalah istilah untuk merujuk kulit luar pada sebuah ban mobil. Bagian ini berfungsi untuk melindungi carcass dari keausan dan kerusakan. Tread juga berhubungan langsung dengan permukaan jalan yang disebut dengan crown. Pada bagian tread ini pula didapati alur sebuah ban.

Breaker

Breaker berada di antara tread dan carcass. Bagian ini berfungsi untuk meredam goncangan maupun tumbukan yang didapat oleh ban ketika melewati jalan berkondisi buruk.

Bead

Bead adalah bagian yang berfunsi untuk menahan tempelan ban dengan rim pelek. Benda berbentuk kawat ini berbentuk cincin yang terbuat dari baja dengan kadar karbon yang cukup tinggi.

Mengetahui Tipe Alur Pada Ban Mobil

Tidak semua ban memiliki alur yang sama. Bahkan, satu produsen ban mobil seperti Achilles pun memproduksi ban dengan alur yang bervariasi. Alur atau ukiran pada ban dibuat bukan tanpa alasan. Bila Anda perhatikan, tidak semua ban memilliki alur yang sama. Alur ini sejatinya berfungsi sebagai medium pengurang traksi.

Traksi ini biasanya terjadi karena gesekan yang dhasilkan antara ban dan aspal. Bila traksi besar, maka kemungkinan untuk slip juga akan lebih besar. Karena itu, alur dibuat untuk meminimalisir traksi agar kendaraan dapat melaju dengan stabil.

Selain untuk mengurangi traksi, alur juga memiliki fungsi lain. Dalam pemakaian sehari-hari, alur bermanfaat untuk memecah air pada aspal yang basah. Bila tidak dipecah, ban akan sulit mencengkram aspal sehingga memunculkan potensi slip.

Nah, umumnya ada tiga tpe alur yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan berkendara dan medan yang dilalui. Berikut rangkumannya:

  • Alur Simetris

Ban yang beralur simetris adalah ban yang dapat dipakai bolak balik. Ban tipe ini tidak akan memberikan masalah ketika Anda salah memasangnya. Di Indonesia, jenis ban beralur simetris cukup banyak dipakai karena kemudahan itu.

Salah satu keunggulan ban beralur simetris adalah kemudahan dalam rotasi ban. Karena ban ini dapat dipakai bolak balik, maka tak perlu pusing dengan arah pemasangan ban tu sendiri. Biasanya, ban beralur simetris digunakan utnuk kendaraan penumpang dan kendaraan komersil.

  • Alur Direksional

Ban yang beralur direksional ini dapat memberikan kestabilan dan kontrol yang baik ketika Anda mengendarai mobil pada kecepatan tinggi. Ban direksional memiliki alur yang sama pada sisi kiri dan kanannya. Alur yang sama ini membuat cengkraman pada permukaan aspal dapat lebih seimbang. Sayangnya, ban jenis ini hanya bisa dipakai untuk satu arah.

  • Alur Asimetris

Ban yang beralur asimetris biasanya digunakan untuk kegiatan balap karena cengkraman yang lebih baik dari ban beralur direksional. Ban asimetris memiliki dinding yang berbeda pada setiap sisinya. Perbedaan ini dibuat untuk mengakomodir handling ketika berkendara berkecepatan tinggi. Ban ini juga cukup fleksibel ketika dipakai untuk medan basah maupun kering.

Mengenal Bermacam Kerusakan Pada Ban Mobil

Faktor kerusakan pada ban paling sering disebabkan oleh kebiasaan berkendara yang buruk, seperti mengerem mendadak atau melindas jalanan berlubang dengan serampangan. Berbagai kerusakan dapat terjadi karena hal-hal itu. Nah apa saja kerusakan itu? Dilansir dari Liputan6.com, ada tiga jenis kerusakan yang dapat terjadi pada ban, yakni:

  • Aus tidak merata. Disebabkan karena tekanan angin yang tidak pas. Bisa juga karena pengereman yang sering tiba-tiba.
  • Ban berlubang. Biasanya kerusakan ini karena pengemudi tidak mempertimbangkan medan yang dilewati.
  • Alur rusak. Kerusakan ini disebabkan kondisi jalan kasar.

Anda mungkin juga menyukai

Seri Achilles

Achilles Desert Hawk

Produk lainnya dari Achilles Indonesia

Ban Mobil Achilles Oli Mobil Achilles
NEW