Sepatu ASICS sudah lama dikenal publik Indonesia sebagai sepatu yang memiliki keunggulan untuk mengoptimalkan fungsi kaki ketika berolahraga. Meskipun ramai dibicarakan dan juga digunakan oleh mereka yang aktif berolahraga, terutama lari dan juga triathlon, ASICS lebih dulu dikenal publik Indonesia melalui sepatu casualnya, Onitsuka Tiger. Simak ulasan lengkap mengenai brand yang identik dengan olahraga, serta bagaimana ASICS membuat sejarah di dunia olahraga hanya di artikel ini.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

 Produk Rekomendasi

Asics Indonesia – Sepatu Konservatif Tetap Di Hati

Dikenal pertama kali sebagai Onitsuka, brand yang lebih dikenal melalui produk sepatunya ini kemudian mengganti nama menjadi ASICS. Mungkin brand ini lebih terkenal di kalangan mereka yang menyukai olahraga terutama lari, dan juga triathlon. Namun, sesungguhnya ASICS pun pernah menjadi bagian dari fenomena cultural dimana anak-anak muda di awal tahun 2000 membeli produknya karena semua orang menggunakan dan membicarakannya. Bagaimana seluk beluk produk ASICS di dunia serta di Indonesia?

ASICS Pada Awalnya

Diciptakan di Jepang pada tahun 1949, ASICS pada awalnya bernama Onitsuka, sesuai dengan nama penciptanya, Kihachiro Onitsuka. Saat itu, ASICS hanya fokus untuk memproduksi sepatu basket. Sepatu basket ini kemudian dikenal oleh banyak atlet akan kenyamanannya; kabarnya, sepatu basket ASICS pada saat itu banyak dipakai oleh atlet Olimpiade.

ASICS Dan Identitasnya

Meskipun sepatu basket sudah banyak digunakan oleh atlet Olimpiade, namun ASICS belum mudah dikenali saat itu karena brand ini belum memiliki ciri khusus yang dapat dikenali dengan mudah oleh orang-orang awam. Baru kemudian di tahun 1966, ASICS mulai membuat seri sepatu dengan 4 strip menyilang yang dikenal dengan seri Mexico 66; karena identitasnya ini diperkenalkan saat Olimipiade tahun 1966 di mexico. Saat itu, ASICS belum bernama ASICS, tapi Onitsuka, dan perusahaan ini membuat divisi untuk sepatu lari yang benama Onitsuka Tiger. Tidak heran, Mexico 66 lebih dikenal luas sebagai Onitsuka Tiger.

Tahun 1977, Onitsuka berganti nama menjadi ASICS yang merupakan akronim dari anima sana in corpore sano. Akronim ini mengingatkan Anda terhadap sesuatu? Ya, memang akronim ini diambil dari peribahasa yang kita kenal luas, men sana in corpore sano (dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat). Sedikit berbeda dengan peribahasa yang kita kenal, Anima sana in corpore sano berarti jiwa yang sehat dalam tubuh yang kuat. Sejak itu, sepatu Onitsuka dikenal sebagai ASICS.

ASICS Dan Onitsuka Tiger Yang Melegenda

Boleh dibilang, Onitsuka Tiger memiliki tempat tersendiri untuk remaja-remaja di era 1990 hingga 2000-an. Di Indonesia, sepatu Onitsuka Tiger sempat menjadi barang yang harus dimiliki oleh remaja 2000-an. Meskipun harga sepatunya yang memang di atas harga sepatu olahraga kebanyakan, tidak membuat Onitsuka Tiger kehilangan penggemar setianya. Ada masanya, dimana anak-anak sekolah tingkat SMA, hampir semua menggunakan Onitsuka Tiger. Ada perasaan bangga bercampur keren ketika ikut menjadi bagian dari tren Onitsuka Tiger.

Selain modelnya yang memang cocok untuk hampir segala suasana, Onitsuka Tiger pun dikenal akan sepatunya yang nyaman untuk digunakan dan tahan lama. Tak heran, sepatu Onitsuka Tiger memang terkenal di kalangan anak muda yang penuh dengan aktifitas. Namun, bagaimana sebenarnya Onitsuka Tiger bisa melegenda? Ceritanya, di tahun 1957, Onitsuka Tiger diproduksi khusus untuk seorang atlet lari dari Ethiopia, Abebe Bikila yang dikenal selalu bertelanjang kaki ketika berlari. Hanya Onitsuka Tiger yang berhasil meyakinkan Abebe Bikila untuk menggunakan sepatu karena sepatu Onitsuka Tiger didesain untuk memberikan kenyamanan pada kakinya saat Ia berlari. Di tahun 1958, Onitsuka Tiger pun oleh Oliver Skillton, seorang pelari jarak pendek yang memenangkan Continental European Games.

Tidak mengherankan, Onitsuka Tiger menjadi varian sepatu lari yang dikultuskan hingga saat ini. Meskipun Onitsuka sudah berganti menjadi ASICS, Onitsuka Tiger tetap dipertahankan dan menjadi bagian dari ASICS.

ASICS Kini

Kini, meskipun memang lebih dikenal dengan produk sepatu larinya, ASICS sebenarnya memiliki ragam produk yang luas. Tidak hanya untuk lari, ASICS pun memproduksi sepatu untuk olahraga lainnya, seperti tenis, voli, triathlon bahkan untuk cheerleaders. ASICS pun mengembangkan produknya untuk bisa dipakai pria dan wanita, mengingat adanya perbedaan kontur pada tubuh pria dan wanita. Tidak hanya sepatu, ASICS kini hadir dengan perlengkapan olahraga yang untuk mengoptimalkan aktifitas olahraga Anda.

Misalnya, baru-baru ini ASICS mengeluarkan seri Lite-Show dimana ASICS memproduksi sepatu dan baju dengan teknologi glow in the dark. Seri ini dikembangkan setelah ASICS melihat adanya tren orang-orang yang berolahraga di malam hari setelah pulang bekerja, ataupun di pagi hari sebelum pergi bekerja. Tentu dibutuhkan suatu produk olahraga yang juga memperhatikan keamanan mereka yang berolahraga di waktu-waktu yang tidak lazim ini. Dengan seri Lite-Show, Anda tidak perlu takut untuk berolahraga di luar rumah ketika hari masih ataupun sudah gelap.

ASICS Di Indonesia

ASICS sudah dikenal lama oleh publik Indonesia. Hanya saja, dulu ASICS dikenal akan produk Onitsuka Tiger yang ramai digunakan untuk santai dan kegiatan casual lainnya. Dengan berkembangnya tren lari dan marathon di Indonesia, kini ASICS pun kembali menjadi tren di Indonesia, namun sebagai salah satu sepatu lari dengan teknologi yang dapat mengoptimalkan kerja kaki ketika berlari.

Memang, hampir semua sepatu ASICS dilengkapi dengan gel yang didesain untuk dapat memberikan suspensi ketika berlari. Untuk model sepatunya sendiri, sebenarnya model sepatu ASICS cenderung konservatif dan tidak banyak berubah dari waktu ke waktu.

ASICS pun ikut berkontribusi untuk mengembangkan tren lari di Indonesia dengan campaign Go Run It yang mendorong orang-orang di dalam negeri untuk memanfaatkan daerah tempat mereka tinggal ataupun bekerja sebagai area untuk berlari. Karena sebenarnya, olahraga berlari adalah olahraga termudah dan juga termurah yang bisa kita lakukan.

Untuk Anda yang tidak terlalu menyukai berlari namun memiliki aktifitas yang tinggi, rangkaian produk sepatu casual ASICS pun dapat menjadi pilihan karena ASICS pun menggunakan teknologi gel yang sama dengan sepatu olahraganya pada sol sepatu casual. Tahun 2015 ini, ASICS mengeluarkan seri sepatu khusus yang berkolaborasi dengan Colette, sebuah brand fashion ternama dari Perancis. Kolaborasi ASICS dengan Colette ini menghasilkan sepatu dengan bentuk ASICS yang kita kenal, namun berpadu dengan polkadot. Seri kolaborasi ini hanya diproduksi 2000 pasang sepatu saja di seluruh dunia.

Nah, jika Anda mencari produk untuk berolahraga, ataupun untuk aktifitas lainnya di luar rumah, ASICS dapat menjadi pilihan yang bisa diandalkan.