Kategori Produk
Naik
0 produk ditemukan

Bond No. 9 merupakan spesialis wewangian dari New York, Amerika Serikat yang kerap berinovasi dalam membuat parfum pria dan wanita. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut.

Kami tidak menemukan produk yang dicari, periksa ejaan dan filter Anda.

Jenis dan Bahan Dasar Parfum

Parfum merupakan wewangian yang terdiri dari campuran antara senyawa aromatik dicampur dengan minyak esensial serta bahan pelarut seperti air atau alkohol yang menghasilkan bau untuk digunakan pada tubuh manusia, ruangan atau objek tertentu.

Minyak esensial ini merupakan minyak aromatik atau ekstrak parfum yang merupakan kelompok besar minyak nabati berupa cairan kental yang mudah menguap dan memiliki bau wangi yang khas. Selain sebagai bahan dasar pembuatan parfum, minyak ini juga digunakan untuk obat gosok alami yang biasanya campuran dari beberapa jenis minyak esensial.

Ekstrak parfum ini harus dicairkan dengan bahan pelarut untuk mencegah alergi atau rasa perih dan bahkan menyebabkan cedera pada kulit. Bahan pelarut yang umum digunakan adalah air atau etanol. Perbandingan campuran antara senyawa aromatik dan cairan pelarut ini juga menentukan jenis dari sebuah wewangian atau parfum.

Pencampuran minyak esensial atau dikenal sebagai minyak atsiri dengan pelarut seperti etanol untuk membuat aroma wewangian terjadi karena sifat bahan pelarut minyak esensial lebih cepat menguap dalam suhu udara. Kadar perbandingan antara senyawa esensial dengan bahan pelarut menentukan kadar ketahanan aroma yang tercipta. Semakin tinggi minyak esensial dengan cairan pelarut membuat wangi sebuah parfum lebih tahan lama.

Ada beberapa jenis minyak esensial yang umum digunakan sebagai base atau aroma dasar dalam pembuatan parfum adalah sebagai berikut:

  1. Minyak adas (fennel/foeniculi oil)
  2. Minyak cendana (sandalwood oil)
  3. Minyak bunga cengkeh (eugenol oil) dan minyak daun cengkeh (leaf clove oil)
  4. Minyak kayu putih (cajuput oil)
  5. Minyak bunga kenanga (ylang-ylang oil)
  6. Minyak lawing
  7. Minyak mawar
  8. Minyak nilam
  9. Minyak serai

Memilih Parfum dengan Karakteristik Wewangiannya

Sebelummnya sudah kami jelaskan beberapa jenis minyak esensial yang kerap digunakan sebagai base atau aroma dasar dalam pembuatan parfum. Berikut ini terdapat tips memilih parfum dengan karakteristik wewangiannya yang bisa Anda coba:

  • Minyak cendana

Cendana atau sandalwood oil merupakan salah satu minyak esensial yang paling sering digunakan sebagai base dalam pembuatan parfum karena karakteristik wewangiannya yang fleksibel. Minyak cendana pada umumnya digunakan untuk bahan pembuatan parfum pria yang berkarakteristik musky atau maskulin. Namun minyak cendana juga bisa digunakan sebagai dasar parfum wanita jika dicampurkan dengan aroma buah-buahan. Biasanya parfum wanita yang berdasarkan aroma minyak cendana memiliki karakteristik segar dan bersemangat.

  • Minyak bunga kenanga

Minyak bunga kenanga memiliki karakteristik yang lembut dan calm sehingga cocok untuk dijadikan dasar pembuatan parfum wanita yang memiliki wewangian yang feminim dan elegan. Biasanya parfum dengan dasar minyak bunga kenanga ini cocok untuk dijadikan sebagai parfum acara-acara formal.

  • Minyak mawar

Minyak mawar juga menjadi salah satu base yang paling banyak digunakan, apalagi dalam pembuatan parfum wanita yang bersifat wewangian bunga-bunga segar. Minyak mawar termasuk salah satu base yang fleksibel, dalam artian mudah dicampurkan dengan aroma lainnya sehingga dapat menghasilkan parfum-parfum dengan berbagai macam karakteristik.

Ragam Parfum Bond No. 9 di iPrice Indonesia

Bagi Anda yang sedang mencari parfum kesukaan Anda, mungkin parfum Bond No. 9 bisa menjadi pilihan Anda. Terdapat berbagai macam parfum mulai dari eau de parfum hingga eau de cologne yang cocok baik untuk pria maupun wanita. Semua koleksi parfum dari Bond No. 9 bisa Anda dapatkan secara online di iPrice Indonesia. Selamat berbelanja!