Dapatkan aneka filter lensa DSLR FLD termurah hanya di iPrice Indonsia! Klik artikel ini untuk mengenal jenis-jenis filter lensa dan fungsinya.

Sepatu FLD
Kamera & Foto fld
_

Memiliki Berbagai Filter Lensa untuk DSLR, Perlukah?

Sekarang ini, bukan hanya fotografer yang memiliki kamera DSLR, sudah banyak orang awam yang memiliki DSLR. Dari yang memang hobi fotografi, wanderlust hingga yang hanya ingin tampil gaya, DSLR sudah menjadi pilihan banyak orang. Selain DSLR, banyak juga yang memakai kamera mirrorless karena harganya lebih murah dan lebih ringan daripada DSLR. Nah, bagi Anda yang memiliki kamera DSLR dan mirrorless, ada berapa jenis filter lensa yang Anda gunakan? Filter lensa kamera DSLR dan mirroless tidak hanya filter lensa bening yang sekarang Anda pakai, lho!

Filter Lensa Berdasarkan Cara Pasang

Berdasarkan cara pasangnya, filter lensa DSLR dan mirrorless terdiri atas dua tipe, yaitu filter screw in dan filter slot in. Filter screw in adalah filter lensa DSLR dan mirrorless yang berbentuk bulat, sama seperti filter lensa yang Anda miliki sekarang. Cara memasang filter lensa ini adalah dengan mengikuti ulir yang ada pada bagian depan barrel lensa. Setiap filter lensa jenis ulir diciptakan dengan ukuran yang spesifik, mengikuti spesifikasi ukuran ulir yang ada di lensa. Misalnya, jika pada filter lensa terdapat simbol seperti ini Ø lalu diikuti dengan angka dua digit (72, 60 dll) maka kedua angka tersebut menandakan ukuran ulir untuk filter ulir. Anda dapat memasang sebuah atau lebih dari sebuah filter lensa screw in sesuai dengan hasil foto yang Anda inginkan.

Sementara itu, filter lensa slot in adalah filter lensa yang berbentuk persegi panjang, seperti kaca tipis. Untuk memakai filter lensa slot in, Anda harus memasang sebuah rangka logam tipis tempat optik filter dipasang alias holder, diakitkan ke ring adapter yang masuk ke lensa. Pada umumnya, holder tersebut memiliki tiga hingga enam dudukan filter sehingga Anda dapat menumpuk beberapa jenis filter lensa. Kelebihan filter lensa slot in adalah dapat dipakai untuk beragam ukuran lensa dan dapat ditumpuk dengan beberapa jenis filter lensa yang berlainan.

Filter Lensa Berdasarkan Jenis dan Kegunaannya

Ada enam jenis filter lensa yang perlu Anda ketahui, seperti:

Filter UV (Ultra Violet)
Jenis filter lensa ini transparan dan berfungsi untuk menghalangi sinar ultra violet. Filter lensa ini adalah filter lensa yang sudah Anda dapatkan ketika membeli kamera DSLR atau mirrorless, dengan kata lain filter lensa yang paling umum digunakan orang. Selain menghalangi sinar ultra violet, filter lensa ini juga dapat mengurangi kabut asap yang tampak di foto, terutama saat mengambil foto di daerah yang bercuaca dingin. Dulu, filter lensa UV sering dipakai oleh mereka yang masih menggunakan film, namun untuk pengguna kamera DSLR dan mirrorless, filter lensa UV berfungsi sebagai pelindung lensa. Filter lensa UV sangat penting untuk kamera DSLR dan mirrorless demi melindungi ujung depan lensa dari benturan. Misalnya jika kamera Anda terbentur atau jatuh, filter lensa UV ini bisa saja retak atau pecah, tapi setidaknya lensa kamera DSLR dan mirrorless Anda tidak kenapa-napa.
Filter Polarisasi / CPL
Filter lensa jenis ini berfungsi untuk menggelapkan langit dengan cara meningkatkan kontras antara langit dan awan. Fungsi lain dari filer lensa CPL adalah untuk mengurangi pantulan cahaya matahari, sangat berguna ketika memotret kaca dan air yang memantulkan cahaya. Bagi Anda yang suka traveling ke hutan, saat musim panas atau hobi mengambil foto landscape, filter lensa CPL adalah jenis filter lensa yang Anda butuhkan.
Filter Neutral Density (ND)
Filter lensa neutral density alias ND adalah filter lensa yang digunakan para fotografer untuk memotret foto dengan teknik long exposure. Hasil foto long exposure, misalnya ketika memotret air mancur atau air terjun, aliran air terlihat sangat deras seperti lukisan. Ketika memotret jalanan, pergerakan kendaraan bermotor terlihat seperti kilatan cahaya yang berwarna-warni. Nah, filter lensa ND dapat berbentuk screw in maupun slot in. Filter lensa ini tidak mengubah arah maupun karakter cahaya, namun hanya mengurangi intensitas cahaya. Filter lensa ND sering digunakan oleh para videografer dan fotografer saat mengambil foto di bawah terik matahari.
Filter Graduated ND
Pernahkah Anda mencoba untuk mengambil foto matahari terbenam namun warna langit terlalu cerah sehingga warna matahari tidak begitu terlihat? Jika Anda ingin menghasilkan foto yang kontras gunakanlah filter lensa graduated ND! Filter lensa graduated ND mirip seperti filter ND namun memiliki intensitas yang bertingkat. Bagian atas dan bawah filter graduated ND berwarna gelap. Filter lensa ini digunakan untuk memotret landscape dengan subjek yang memiliki tone warna yang sangat berbeda, misalnya ketika memotret sunset atau Dengan begini, ketika memotret maka warna langit akan menjadi lebih gelap sementara warna laut tetap sama sehingga matahari yang tenggelam atau terbit jadi lebih terlihat dan ‘menggigit’ warnanya.
Filter Black & White
Seperti namanya, filter lensa ini digunakan ketika ingin menghasilkan foto hitam putih. Filter lensa black & white berfungsi untuk menghalangi cahaya dengan panjang gelombang tertentu sehingga foto hitam putih menjadi lebih kontras dan indah. Ada berbagai macam filter lensa black & white seperti merah, oranye, kuning, hijau dan biru. Masing-masing warna tersebut akan menghasilkan efek yang berbeda, misalnya warna merah akan membuat langit dalam foto hitam putih menjadi lebih dramatis.
Filter Soft Focus
Filter lensa soft focus dapat membuat foto terlihat lebih lembut dan Filter lensa ini berfungsi untuk mengurangi ketajaman sebuah foto dan membuatnya tampak lebih lembut, biasa digunakan ketika memotret wajah orang.

Nah, itulah berbagai jenis filter lensa dan fungsinya. Selain menawarkan koleksi kamera & foto FLD, dapatkan juga aneka sepatu FLD dengan harga termurah di iPrice Indonesia! Selamat berbelanja!

NEW