Kategori Produk
Halaman Utama  >  Fujifilm
7,069 Produk

Daftar Harga Fujifilm Murah Terbaru Agustus 2018

Fujifilm telah lama menemani kita mengabadikan momen-momen spesial di hidup kita, dari satu generasi ke generasi lainnya. Bahkan dengan era digital yang mengubah cara kita mengambil foto, Fujifilm tetap mendominasi pasaran fotografi dengan banyak penggemar setianya. Simak ulasan lengkap mengenai sejarah Fujifilm, inovasi yang sudah dilakukan oleh Fujifilm, serta tren yang dibawa oleh Fujifilm di Indonesia melalui artikel berikut.

Bandingkan Harga
Fujifilm FUJINON XF 18-55mm F2.8-4 R LM OIS
Dari Rp 15.999.000
1 toko
Temukan Kemudahan dalam Mengoperasikan X-T20 dengan Control Mode & Auto Mode Mengabadikan setiap momen yang berkesan saat traveling merupakan hal yang wajib dilakukan. Kualitas gambar yang memukau pun tentunya menjadi kepuasan tersendiri bagi setiap orang. Dengan menghadirkan produk kamera mirrorless terbarunya, yaitu Fujifilm X-T20, Fujifilm menawarkan segudang fitur canggih yang dapat membantu Anda menghasilkan kualitas gambar yang luar biasa. Dengan kontrol berbasis tombol dan berbagai mode pencahayaan, kamera ini dapat menangkap gambar percis seperti apa yang Anda lihat pada layar. Tampil dengan bodi yang ringkas dan ringan, yang mana akan bertengger secara nyaman dalam genggaman Anda, sehingga menjadikan kamera ini lebih seru dan menyenangkan saat Anda mengoperasikannya. Fujifilm X-T20 juga menawarkan kontrol manual sepenuhnya untuk Anda, yang terdiri dari tombol shutter speed, tombol exposure compensation, tombol drive dan kontrol lainnya. Adanya perpaduan pengaturan dalam tombol shutter speed dan lingkaran aperture lensa, memungkinkan Anda untuk mengatur mode pencahayaan, termasuk program, shutter priority, aperture priority dan manual meski kamera di-non aktifkan. Bahkan dengan Control Mode, pencahayaan dapat disesuaikan secara tepat saat Anda mengecek efek pada EVF (Electronic Viewfinder), sehingga Anda pun dapat menjelajahi kreatifitas Anda untuk meningkatkan skill fotografi. ?? SR Auto pada kamera ini dapat membantu Anda untuk pengambilan gambar yang cerdas dan sepenuhnya otomatis. Untuk menghidupkan mode tersebut, Anda dapat terlebih dahulu menghidupkan Auto Mode pada pelat bagian atas, sehingga kamera akan secara otomatis memilih pengaturan auto-fokus dan pencahayaan optimal dari 58 kontrol, termasuk Landscape, Night Landscape, Beach, Sunset, Blue Sky, Potrait, dan Moving Subject. Tentunya, mode ini cocok untuk situasi di mana Anda sulit untuk memilih pengaturan pencahayaan yang tepat, atau ketika Anda hanya ingin mengambil gambar secara cepat. Selain itu, pada mode ini, Anda pun dapat memilih kontrol yang spesifik berdasarkan pilihan Anda. Rasakan Canggihnya Layar Sentuh dengan Teknologi 2.36M-dot organic EL EVF Kamera ini pun dibekali dengan layar sentuh 3 inch. Pada layar ini, Anda akan dengan jelas melihat tampilan monitor meski dalam kondisi outdoor yang terang. Hal tersebut tentunya membuat Anda lebih mudah untuk mengambil gambar, baik itu berupa fragmen maupun video. Selain itu, dengan layar yang dapat dimiringkan naik dan turun, kamera ini memungkinkan Anda untuk mengambil gambar saat memegangnya dari sudut dengan kontrol berbasis tombol. Bahkan semua informasi pengambilan gambar yang ditampilkan di LCD pun dapat dinon-aktifkan. Hal tersebut dapat dilakukan jika Anda ingin lebih berkonsentrasi pada subjek foto. Di samping itu, Pada kamera ini, monitor LCD juga dapat kembali menempel pada bodi kamera ketika tidak digunakan. Pada saat mengambil gambar, layar sentuh kamera ini dapat digunakan untuk Touch Focus, Focus Area Selection, dan Touch Shot. Dan selama playback, kontrol intuitif tersebut dapat Anda temukan saat meng-swipe layar untuk fast-forward video, juga double-tapping layar untuk melakukan zoom in dan zoom out. Fujifilm menambahkan 2.36M-dot organic EL EVF pada kameranya ini, di mana EVF tersebut menggunakan 4 elemen lensa untuk gambar beresolusi tinggi, sehingga area gambar dapat dilihat secara jelas meski dalam kondisi cahaya terang. Selain itu, EVF mempunyai tampilan yang mulus dengan frame rate 54.54fps dan time-lag 0.005sec. Bahkan EVF pun menunjukkan efek dari pengaturan Film Simulaion dan pencahayaan dengan real time, sehingga Anda dapat mengambil gambar dengan mengetahui percis hasilnya pada layar. Oh ya, kecerahan EVF pun dapat dikontrol secara otomatis sesuai dengan kondisi pengambilan gambar. Hal ini bertujuan untuk kenyamanan penglihatan yang maksimal. Di samping itu, seluruh item yang ditampilkan di EVF juga bisa dihidupkan maupun dimatikan untuk menyesuaikan tampilan. Hasilkan Kualitas Gambar Yang Luar Biasa dengan Sensor 24.3 MP Aps-C X-Trans? Cmos III Fujifilm adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang optik dan gambar. Produk-produknya terdiri dari teropong, mikroskop, alat pengukur, dan kamera. Salah satu produk kameranya adalah Kamera Mirrorless Fujifilm X-T20. Dipersenjatai dengan sensor 24.3 MP Aps-C X-Trans? Cmos Iii, kamera ini mampu menghasilkan kualitas gambar yang luar biasa. Gambar tersebut dapat dihasilkan dengan mengombinasikan sensor dan lensa XF yang tangguh. Hal ini tidak lepas dari pixel array-nya yang acak, di mana sensor dapat memangkas Moir? dan false colors tanpa membutuhkan filter lolos bawah. Ditambah lagi, sensor pun mampu memberikan pengurangan noise yang mengesankan hingga ISO 12800. Bahkan sensor ini juga menawarkan read speed yang luar bisa, yang mana dapat mempertajam respon kamera di mode burst, pelacakan auto-fokus berakurasi tinggi, juga live view berkecepatan tinggi dan performa video kualitas tinggi. Ditenagai dengan X-prosesor Pro, kamera ini mempunyai kemampuan pemrosesan gambar dengan kecepatan 4 kali lebih cepat dibanding model yang sebelumnya. Peningkatan yang terjadi pada memori buffer yang mampu mendorong performa, membantu kamera mengeluarkan kinerja terbaik dari sensor X-trans Cmos Iii. Ini berarti bahwa sekarang Acros telah ditambahkan ke perangkat populer dari mode Film Simulation, yang mana tersedia untuk mendukung pembuatan fragmen maupun video 4K. X-prosesor Pro juga dapat meningkatkan keseluruhan kinerja dengan mengurangi interval-interval pengambilan gambar. Tangkap Subjek Foto yang Bergerak dengan Autofocus dan Kontrol Af-C Fujifilm X-T20 pun memiliki mode auto-fokus yang serbaguna. Dalam mode ini, Anda bisa memilih dari 91 hingga 325 fokus poin. Selain itu, mode ini memiliki fase deteksi piksel yang lebih cepat dan akurat, yang mana dapat ?meng-cover frame 50% dari sisi ke sisi dan 75% dari atas ke bawah. Kamera ini juga menawarkan auto-fokus Single Point untuk fokus yang akurat pada fokus poin yang terpilih. Ada pun mode lainnya, yaitu auto-fokus Zone yang berfungsi untuk subjek yang bergerak. Mode-mode tersebut dilengkapi oleh auto-fokus deteksi wajah atau deteksi mata dan mode fokus manual, yang mana mode ini memberikan Anda pilihan pada jangkauan serbaguna yang sebenar-benarnya. Pada kamera ?ini, pengaturan Af-C custom telah dioptimalkan untuk pergerakan yang berbeda pada subjek foto. X-T20 pun menawarkan kontrol Af-C untuk berbagai subjek yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk membuat kamera secara akurat melacak subjek yang bergerak dengan mudah. Selain itu, kamera pun menawarkan 5 kontrol dengan parameter yang telah dioptimalkan, termasuk Ignoring Obstacle dan Accelerating/ Decelerating subject.? Fujifilm X-T20 pun turut membanggakan continous shooting pada 8.0pfs ketika menggunakan shutter mekanik, juga ?5.0fps untuk mode Live View. Blackout time pada kamera pun telah dikurangi dari model sebelumnya, yang mana memungkinkan continous shooting yang diperpanjang ketika mengikuti subjek foto di Viewfinder. Bahkan dalam mode CH, Anda dapat membaca format hingga 62 Jpeg secara berkelanjutan. Tingkatkan Kreatifitas Anda dengan Berbagai Filter yang Tersedia Terlepas dari semua kecanggihan yang dimiliki kamera ini, tersedia juga berbagai fungsi yang menarik. Salah satunya adalah Film Simulation. Dengan fitur ini, Anda dapat menciptakan banyak warna dan tone yang secara sempurna cocok dengan subjek, ?kondisi pengambilan gambar serta kreatifitas Anda. Gambar pun bisa dihasilkan dalam kualitas premium format Jpeg. Oh ya, fitur ini pun terdiri dari 15 Film Simulation, diantaranya adalah Provia, Velvia, Astia, Classic Chrome, Acros, Pro Neg. Hi, Pro Neg. Standard, Mohonchrome, dan Sepia. Tidak lupa juga dengan filter-filter yang dapat meningkatkan kreativitas Anda. Pada kamera ini, Anda dapat menggunakan berbagai efek filter untuk membuat gambar yang unik. Filter-filter tersebut terdiri dari Toy Camera, Miniature, Pop Color, High Key, Low Key, Dynamic Tone, Soft Focus dan Partial Color. Oh ya, semua efek tersebut dapat ditinjau dulu ketika Anda mengambil gambar pada layar Lcd. Selain itu, untuk dapat mengontrol kamera dan transfer gambar dari kamera ke smartphone, Anda dapat menginstall aplikasi Fujifilm Camera Remote di smartphone maupun tablet Anda. Selain mampu menghasilkan kualitas foto yang memukau, kamera ini pun dapat menciptakan perekaman video yang luar biasa. Sebagai tambahan untuk video Full HD konvensional, kamera ini juga mendukung video 4K untuk kualitas film yang menakjubkan dengan sedikit moire dan artefak. Selain itu, kamera pun menerima beberapa konektivitas, baik itu monitor Hdmi maupun mikrofon eksternal untuk produksi video skala penuh. Bahkan pada kamera ini, Anda dapat mengombinasi dua frame dalam satu gambar untuk sebuah efek yang artistik. Pengambilan gambar pertama ditampilkan pada monitor Lcd, sehingga gambar tersebut dapat secara mulus menyatu dengan frame yang kedua. Mode ini disebut sebagai Multiple Exposure. ? Selengkapnya

Daftar Harga Fujifilm Terbaik 2018

10 Produk Terbaik Harga Toko
Fujifilm X-A3 Rp 8.299.000 Shopee
Fujifilm X-A2 Rp 4.500.000 Lazada
Fujifilm Instax Mini 8 Rp 1.059.000 Blibli
Fujifilm X-T2 Rp 14.500.000 Bukalapak
Fujifilm X-A10 Rp 3.650.000 Bukalapak
Fujifilm X-E2 Rp 8.327.000 Lazada
Fujifilm X-A1 Rp 2.135.000 Lazada
Fujifilm X-Pro2 Rp 15.750.000 Bukalapak
Fujifilm Instax Mini 70 Rp 1.749.000 Lazada
Fujifilm X70 Rp 6.800.000 Bukalapak
Terpopuler
Fujifilm X-A3

Termurah di Shopee Rp 8.299.000 Kunjungi Toko

Sehari Mengenal Fujifilm Indonesia

Mengambil foto adalah membekukan momen yang sedang terjadi untuk kemudian dikenang. Dengan begitu banyak momen yang terjadi di hidup kita, rasa-rasanya kamera tidak akan pernah kehilangan pasarannya. Fujifilm, kamera yang telah menemani banyak generasi di Indonesia untuk membekukan momen-momen penting dalam hidup kita, adalah salah satu brand yang selalu muncul ketika membicarakan tentang fotografi. Namun, sejauh mana Anda mengenal dan mengetahui Fujifilm yang telah ada sejak tahun 1934 ini?

Fujifilm Dan Film: Pada Awalnya

Didirikan di Jepang pada tahun 1934, Fujifilm dirancang oleh pemerintah Jepang untuk menjadi perusahaan Jepang pertama yang memproduksi film fotografi. Selain itu, pemerintah Jepang pun menginginkan Fujifilm sebagai perusahaan lokal yang dapat memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri untuk film fotografi.

Pada awalnya, Fujifilm tidak dikenal sebagai kamera. Produk pertama yang dirilis oleh Fujifilm ke pasar adalah film rel yang digunakan untuk kebutuhan membuat film. Setelah dikenal oleh pasaran pembuat film, Fujifilm kemudian mengembangkan juga film yang berdasar besi, atau dikenal sebagai “plate-making film”. Semua film yang dikembangkan oleh Fujifilm pada awalnya memang dikhususkan untuk kebutuhan sinematografi, bukan fotografi. Di tahun 1940-an, Fujifilm juga memproduksi lensa optik untuk kebutuhan industri.

Fujifilm Dan Inovasi

Babak baru Fujifilm dimulai setelah Perang Dunia II. Setelah sekian lama mendominasi pasaran lokal, Fujifilm memasuki pasaran global dengan mendirikan gerai di Amerika. Enam bulan setelah kemunculannya di Amerika, Fujifilm kemudian mendirikan kantor resmi di kota-kota besar di berbagai benua lainnya.

Masuknya produk Fujifilm yang baru berupa film rel dan juga plate-making film ternyata disambut baik oleh Hollywood; tahun 1982, Fujifilm dianugerahi Scientific and Technical Awards oleh Oscars dan Emmy. Dua tahun kemudian, di tahun 1984, Fujifilm pun menunjukkan eksistensinya kepada dunia dengan menjadi salah satu sponsor untuk Olimpiade di Los Angeles, Amerika.

Setelah bertahun-tahun dikenal di dunia sinematografi, Fujifilm kemudian mengenalkan produk kameranya kepada publik. Berbeda dengan produk kamera biasanya, Quicksnap yang mulai diproduksi tahun 1986 adalah kamera sekali pakai. Tentu kamera ini menjadi fenomena tersendiri di kalangan anak muda pada zamannya yang dapat dengan mudah dan murah memiliki kamera untuk dibawa ke acara-acara tertentu, seperti berlibur ataupun berpesta. Di tahun 1988, Fujifilm kemudian mengembangkan ragam produk kamera untuk fotografi setelah kesuksesan Quicksnap dua tahun sebelumnya.

Fujifilm Dan Era Digital

Sama seperti buku dan musik, ranah fotografi pun mengalami revolusi besar-besaran dengan adanya teknologi digital; ditambah lagi dengan berkembangnya ponsel yang dilengkapi dengan kamera. Di tahun 2000-an, Fujifilm yang tadinya besar karena produk film untuk kamera, kini tidak lagi dikenal dengan produk filmnya. Karena praktis, tidak ada lagi orang yang menggunakan film untuk mengambil foto. Kini film digantikan dengan mudah oleh memory card yang dapat menyimpan ribuan foto. Juga tidak lagi kita harus menunggu film untuk dicuci menjadi menjadi negative film kemudian dicetak dalam bentuk foto; kini kita dapat melihat hasil dari foto yang kita ambil langsung di layar kamera.

Tentu saja hal ini membuat Fujifilm harus beradaptasi dengan era digital yang mengubah cara orang mengabadikan momen menggunakan kamera selamanya. Fujifilm mengenalkan seri FinePix, model kamera digital pertama yang dikembangkan oleh Fujifilm. FinePix kemudian dikembangkan ke ragam seri untuk memenuhi kebutuhan dan juga kondisi keuangan konsumen. Dimulai dari kamera saku, hingga digital SLR dan juga kamera mirrorless, Fujifilm kembali merebut pasaran kamera dengan produk kamera digitalnya. Selain kamera digital, pada masa transisi era analog menjadi digital, Fujifilm pun mengembangkan Fujinon, lensa yang digunakan untuk beragam produk. Fujinon menjadi salah satu lensa yang di kultuskan karena teknologi yang digunakan pada lensa Fujinon membuat gambar yang ditangkap oleh kamera menjadi sangat jernih, hampir sama dengan kualitas gambar yang kita lihat dengan mata. Fujinon kini juga digunakan bukan saja untuk kebutuhan fotografi dan sinematografi, tetapi juga digunakan untuk televisi dan binocular.

Fujifilm Kini

Setelah menjadi pemain yang tetap unggul di era digital, Fujifilm sepertinya tidak ingin kehilangan dominasinya di ranah fotografi. Tren nostalgia yang dibawa oleh hipster di kota-kota besar kemudian mendorong Fujifilm untuk memproduksi seri kamera polaroid, dengan nama Fuji Instax. Dengan harga yang terjangkau dan juga warna-warna funky, produk ini sempat menjadi hits di kalangan anak muda. Fuji Instax seperti barang yang harus dimiliki untuk anak-anak muda, terutama yang gemar mengabadikan momen spesial. Tidak hanya itu, kamera polaroid pun membuat pemiliknya merasa spesial.

Setelah sukses dengan produk kamera polaroidnya dan mengembalikan kejayaan mengambil foto menggunakan kamera analog, Fujifilm mengambil hati pencinta fotografi, fotografer amatir, dan fotografer professional dengan seri Fujifilm X. Fujifilm X, yang juga dikenal sebagai kamera dengan model retro namun dengan sentuhan inovasi dan teknologi yang tinggi. Mulai dikenalkan sejak tahun 2013, Fujifilm X kini sudah memiliki penggemar setianya termasuk di Indonesia.

Apa yang membuat Fujifilm X begitu digemari? Selain modelnya yang terlihat klasik, sebenarnya karena Fujifilm X membawa pengalaman lain untuk mengambil foto dengan mode mirrorless yang dikhususkan untuk seri Fujifilm X ini. Dengan mirrorless, Anda tidak perlu lagi membawa kamera dengan ukuran besar dan berat seperti yang identik dengan kamera DSLR selama ini. Meskipun ukurannya yang lebih kecil dan lebih ringan, namun kualitas gambar yang dihasilkan dari kamera mirrorless tidak jauh berbeda dengan DSLR. Karena itu, Fujifilm X ini membawa arus lain dan baru untuk penggemar fotografi. Teknologi live preview yang ada pada kamera mirrorless juga memberikan pengalaman baru untuk mereka yang selama ini mengenal baik cara kerja kamera DLSR; dengan live preview, beragam mode exposure yang kita atur pada gambar akan terlihat langsung di layar. Tidak heran, Fujifilm X pun banyak membuat orang kembali mencintai fotografi.

Kamera Fujifilm memang didesain untuk menjadi kamera yang terpajang di rak barang antik di rumah kakek nenek kita; klasik dan membuat kita penasaran, karena kita tidak diperbolehkan untuk menyentuhnya ketika kecil dulu.