Alat musik tradisional Indonesia tersedia dari berbagai kota dan daerah. Beragam jenisnya pun tersedia, mulai dari gamelan, angklung, sasando, rebana, dan masih banyak lagi.

Apa itu Alat Musik Tradisional?

Alat Musik Tradisional Pukul

Alat Musik Tradisional Petik

Alat Musik Tradisional Tiup

 Produk Sponsor

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

Dapatkan penawaran dan kupon terkini langsung di inbox Anda!

Kabar tentang Alat Musik Tradisional

Berapa harga Alat Musik Tradisional di Indonesia?

Harga alat musik tradisional di Indonesia mulai dari Rp 31.584 hingga Rp 5.000.000 bergantung pada jenis, material bahan, serta ukuran atau jumlah set dalam satu paket. Harga alat musik tradisional Indonesia juga bergantung pada ketersediaan bahan penyusun rangka instrumen. Semakin langka atau mahalnya material utama, semakin tinggi juga harga alat musik tradisional Indonesia tersebut.

Apa itu Alat Musik Tradisional Indonesia?

Alat musik tradisional Indonesia adalah instrument musik yang berkembang secara turun-temurun pada suatu daerah yang digunakan untuk mengiringi lagu-lagu daerah asal berkembangnya alat musik tersebut. Contoh dari alat musik tradisional Indonesia adalah:

  • Alat Musik Tradisional Kecapi
  • Kecapi adalah alat musik dari Jawa Barat yang cara memainkannya dengan cara dipetik
  • Alat Musik Tradisional Angklung
  • Angklung adalah alat musik dari Jawa Barat yang cara memainkannya dengan cara digoyangkan
  • Alat Musik Tradisional Rebab
  • Rebab adalah alat musik dari Jawa Barat yang dimainkan dengan cara digesek seperti biola
  • Alat Musik Tradisional Gendang
  • Gendang biasanya memiliki ciri khas keunikan dari berbagai daerah kota asalnya. Alat musik tradisional satu ini dimainkan dengan cara dipukul atau diketuk.

Alat Musik Tradisional Pukul

Alat musik pukul merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Entah itu menggunakan alat khusus seperti drumstick atau langsung menggunakan tangan. Pada umumnya alat musik pukul ialah alat musik perkusi atau alat musik jenis lain seperti kendang. Tetapi terdapat ciri khusus dalam alat musik pukul yaitu suara yang dihasilkan berasal dari alat musik itu sendiri yang disebut idiofon atau berasal dari selaput membran yang digetarkan yang disebut membranofon. Alat musik pukul itu sendiri terbagi menjadi dua kategori yang memiliki perbedaan cukup siginifikan, yaitu alat musik pukul yang mempunyai nada (harmonis/melodis) dan alat musik yang tidak memiliki nada (ritmis). Berikut adalah beberapa contoh alat musik tradisional Indonesia jenis pukul:

Alat Musik Tradisional Pukul Bernada

  • Kolintang
  • Calung

Alat Musik Tradisional Pukul Tidak Bernada

  • Kendang
  • Rebana

Alat Musik Tradisional Petik

Alat musik petik adalah jenis alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. hampir setiap alat musik petik menggunakan senar atau dawai sebagai bagian untuk dipetik. Namun tidak semua alat musik yang memiliki dawai atau senar dimainkan dengan cara dipetik, contohnya Biola dan Violin yang merupakan alat musik gesek. Berikut adalah contoh alat musik tradisional Indonesia jenis petik:

  • Kecapi
  • Sasando
  • Gambus
  • Sampek

Alat Musik Tradisional Tiup

Alat musik tiup adalah alat musik yang mempunyai sumber bunyi berupa udara yang ditiupkan ke dalam resonator pada alat musik tersebut. Dalam alat musik tiup dibagi menjadi dua macam berdasarkan bahan dasar pembuatanya, yaitu woodwind (instrumen musik tiup kayu) dan brasswind (instrumen musik tiup logam). Jangkauan nada yang didapat brasswind instrument lebih luas atas nada-nada yang dapat dimainkan hanya dengan mengubah tekanan bibir daripada woodwind instrument dengan ukuran dua kali dari ukuran yang setara. Ada perbedaan antara keduanya yang terletak pada hasil suara. Woodwind bersifat non-directional yang berarti suara yang dihasilkan tersebar ke semua sisi intrumen pada volume yang setara. Sedangkan brasswind bersifat directional suara yang dihasilkan hampir sepenuhnya keluar dari corong depan alat musik yang mengakibatkan suara cukup sulit untuk direkam.

Alat Musik Tiup Woodwind

Instrumen musik tiup kayu merupakan instrumen musik yang menghasilkan suara dari getaran pada celah sempit yang terdapat pada tepi intrumen saat ditiup oleh pemainya. Sesuai namanya, woodwind kebanyakan terbuat dari bahan dasar kayu, namun ada beberapa yang terbuat dari bahan lain seperti logam atau plastik. Terdapat beberpa jenis dalam alat musik tiup kayu / woodwind, diantaranya adalah reed tunggal. Jenis ini menggunakan sebuah reed-resonator penghasil suara yang terbuat dari kayu tipis, rotan atau plastik yang diikat pada mouthpiece khusus. Selanjutnya adalah reed ganda. Jenis ini menggunakan dua buah reed yang menjepit satu sama lain. Saat ditiup, ke dua sisi tersebut akan menghasilkan getaran yang menimbulkan suara pada instrumen musik. Lalu yang terakhir ada varian flute. Jenis ini menghasilkan suara saat udara ditiup pada sisi dari lubang khusus yang terdapat pada bada intrumen.

Alat Musik Tiup Brasswind

Alat musik tiup logam / brasswind yang seringkali disebut juga sebagai labrosones, yang berarti instrumen yang dibunyikan oleh getaran bibir. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perubahan intonasi nada pada instrumen musik ber-katup, menekan katup yang ada untuk mengubah atau mengalihkan panjang udara yang melewati pipa. Selanjutnya ialah mengubah celah bibir pemain atau disebut sebagai embouchure yang akan menentukan frekuensi getaran pada instrumen tersebut. Pada umumnya brasswind instrument terbagi menjadi dua keluarga besar, yaitu Valver (berkatup) dan Slide (sorong). Jenis intrumen Valver menggunakan seperangkat katup yang dimainkan dengan menggunakan tangan. Katup ini berfungsi untuk memindah-mindahkan panjang jalan suara sebelum melewati corong depan, seperti terompet, sousaphone, tuba dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Slide (sorong). Jenis intrumen ini menggunakan sistem sorong untuk mengubah panjang pendeknya jalan suara sebelum melewati corong depan. Contoh paling dikenal instrumen musik yang termasuk dalam keluarga ini adalah trombone.

NEW