State of eCommerce Asia Tenggara 2017

Tajuk Utama

Kontribusi Kunjungan Mobile

Terjadi peningkatan rata-rata sebesar 19% pada kunjungan mobile di Asia Tenggara dalam 12 bulan terakhir. Peningkatan paling tinggi terjadi di Vietnam (+26%) dan peningkatan paling rendah di Filipina (+15%)

Puncak Transaksi Online Terjadi di Hari Rabu

Rabu adalah hari puncak terjadinya transaksi online di 5 dari 6 negara. Di hari ini pula terjadi peningkatan rata-rata tingkat konversi (conversion rate) mingguan, yakni antara 4% hingga 15%

Perbedaan Nilai Transaksi di Setiap Negara

Nilai basket size atau nilai rata-rata transaksi sangat berkaitan dengan PDB (Produk Domestik Bruto) per kapita negara. Nilai basket size terendah di negara Vietnam ($23) dan tertinggi Singapura ($91)

Ecommerce yang Menfasilitasi COD

Persentase toko online yang memiliki fitur Cash on Delivery (COD) sangat bervariasi di Asia Tenggara. Lebih dari 80% eCommerce di Vietnam dan Filipina menfasilitasi COD. Sedangkan Singapura dan Malaysia kurang dari 20%

Ringkasan Eksekutif

2017 telah menjadi tahun yang vital bagi eCommerce Asia Tenggara, dengan Gross Merchandise Value (GMV) senilai lebih dari $10 miliar. Angka ini meningkat sebesar $5,5 miliar dibanding tahun 2015 silam. Selain itu, pertumbuhan tahunan (Compound Annual Growth Rate) meningkat sebesar 41% di beberapa tahun terakhir. Hal ini berdasarkan laporan Google Temasek eConomy SEA Spotlight tahun 2017.

Tajuk utama lain yang dapat kita refleksikan di tahun 2017 ini adalah penantian panjang Asia Tenggara akan kehadiran Amazon, pertumbuhan yang meroket dari platform mobile Shopee , rekor penjualan kampanye Online Revolution Lazada yang mencapai $250 juta , serta peningkatan suntikan dana dari persaingan duo raksasa Tiongkok Alibaba dan Tencent dalam upaya untuk memenangkan pasar.

Selain peristiwa dan investasi pembentuk industri online ini, terdapat ribuan pemain eCommerce dengan bermacam bentuk dan ukuran yang beroperasi di Asia Tenggara.

Melalui laporan State of eCommerce 2017, kami ingin menjelaskan temuan mengenai metrik terpenting dalam bisnis eCommerce dan juga menyoroti perbedaan dan kesamaan di antara masing-masing pasar.

Riset ini dilakukan berdasarkan data yang dimiliki iPrice dari 1000 eCommerce di 6 pasar terbesar (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam).

Meroketnya Penggunaan Mobile

Terkait kunjungan mobile, eCommerce Asia Tenggara mampu melampaui pertumbuhan ekonomi di negara Barat.

Kunjungan Mobile

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Terdapat peningkatan kunjungan mobile besar-besaran pada eCommerce di Asia Tenggara. Dalam kurun 12 bulan, trafik mobile telah meningkat rata-rata sebesar 19%. Kini kunjungan mobile menyumbang rata-rata 72% dari total web traffic.

Indonesia menjadi negara dengan pangsa trafik mobile tertinggi, yakni sebesar 87%. Menariknya tidak ada satu pun eCommerce di Asia Tenggara yang memiliki trafik desktop lebih dari 30% dari total trafik situs mereka.

Conversion Rate

Conversion Rate di Negara Asia Tenggara

Salah satu metrik yang mempengaruhi kualitas eCommerce adalah conversion rate. Dalam definisi yang paling sederhana, conversion rate adalah persentase kunjungan situs yang berujung pada pembelian produk. Nilai conversion rate mencerminkan aktifitas pemasaran eCommerce dan efektivitas situs mereka. Meningkatkan performa conversion rate tentu memberikan dampak yang luar biasa pada profitabilitas bisnis.

Data yang kami temukan menunjukkan rata-rata conversion rate eCommerce di setiap negara ternyata bisa sangat berbeda.

Conversion rate di Tiap Negara

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Dengan nilai rata-rata sebagai patokan (1x), eCommerce Vietnam memiliki conversion rate tertinggi, yakni 30% lebih tinggi dari rata-rata. Indonesia berada di posisi ketiga dengan jumlah conversion rate yang sangat ketat dengan Singapura yang berada di posisi kedua.

Data tersebut juga menunjukkan korelasi yang rendah antara conversion rate dan tingkat kematangan pasar eCommerce di tiap negara.

Conversion Rate Berdasarkan Trafik

Meski jumlah trafik pengguna mobile terlihat meroket di Asia Tenggara, namun jumlah trafik ini tidak serta merta memiliki conversion rate yang sebanding. Justru conversion rate dari kunjungan mobile memiliki gap yang cukup besar dengan kunjungan desktop.

Grafik di bawah ini menjelaskan seberapa besar perbedaan conversion rate antara kunjungan mobile dan desktop di tiap negara.

Conversion Rate Mobile VS Desktop

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Menggunakan nilai rata-rata (1x) sebagai acuan, kita dapat melihat negara Vietnam dan Indonesia memiliki mobile conversion rate di atas rata-rata. Nilai conversion rate dari kunjungan desktop rata-rata 70% lebih tinggi dibandingkan conversion rate dari kunjungan mobile.

Nilai Rata-Rata Transaksi

Nilai Rata-Rata Transaksi di Asia Tenggara

Secara definisi, nilai Basket Size adalah nilai rata-rata transaksi tiap konsumen pada jangka waktu tertentu. Nilai rata-rata transaksi adalah salah satu metrik terpenting yang mempengaruhi profitabilitas bisnis eCommerce.

Memang nilai rata-rata transaksi ini bisa sangat berbeda antar kategori bisnis eCommerce (fashion dan elektronik misalnya). Namun kami mengumpulkan data eCommerce yang cukup besar dengan ragam kategori bisnis sehingga dapat meminimalisir ketimpangan nilai rata-rata transaksi. Hal ini juga menjadikan perbandingan nilai rata-rata transaksi tiap negara menjadi sangat menarik untuk dikupas.

Nilai rata-rata transaksi di setiap negara

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

PDB per kapita

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Perbandingan nilai rata-rata transaksi di tiap negara ini terlihat berkaitan erat dengan nilai PDB per kapita masing-masing negara.

Singapura yang memiliki PDB per kapita tertinggi di Asia Tenggara ($90.530) memiliki nilai rata-rata transaksi tertinggi yakni sebesar $91. Jumlah ini 3,7 kali lipat dari Vietnam dengan nilai rata-rata transaksi terendah sebesar $23 dan PDB per kapita $6.880.

Nilai Rata-Rata Transaksi Berdasarkan Trafik

Dari temuan sebelumnya, kita melihat terdapat perbedaan nilai conversion rate yang cukup besar antara kunjungan desktop dan mobile.

Apakah perbedaan ini juga terjadi ketika berbicara nilai rata-rata transaksi berdasarkan trafik?

Nilai rata-rata transaksi Mobile VS Desktop

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Grafik menunjukkan nilai rata-rata transaksi lebih tinggi dari kunjungan desktop dibandingkan mobile, dengan kemudahan conversion rate sebesar 8% hingga 20% di setiap negara.

Data tersebut juga mencerminkan kecenderungan konsumen untuk belanja online lebih banyak melalui kanal desktop.

Waktu Transaksi

Transaksi dalam Rentang Harian

Jam berapa yang paling sering digunakan konsumen untuk belanja online? Apakah waktu transaksi paling populer tersebut sama di setiap negara?

Jumlah Transaksi dalam Rentang Harian

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Menggunakan data rata-rata jumlah transaksi sebagai acuan (100%), data menunjukkan transaksi tertinggi terjadi di antara pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Waktu tersebut umumnya terjadi saat orang-orang berada di kantor atau di sekolah. Kecuali konsumen Singapura yang terlihat lebih nyaman berbelanja online di malam hari, dengan waktu puncak transaksi pada pukul 10 malam.

Menariknya, terdapat penurunan transaksi online di antara pukul 5 sore hingga 7 malam di semua negara. Waktu ini juga secara umum orang-orang sedang dalam perjalanan pulang atau makan malam, sebelum akhirnya kembali menjelajahi toko online hingga pukul 11 petang.

Nilai Conversion Rate Harian dalam Satu Minggu

Di hari apa konsumen berbelanja online paling banyak?

Apakah akhir pekan merupakan waktu yang tepat bagi eCommerce untuk memberikan Penawaran dan Diskon Spesial?

Nilai Conversion Rate Harian dalam Satu Minggu

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Menggunakan hari Senin sebagai acuan, terjadi penurunan conversion rate sebesar 30% sepanjang akhir pekan di seluruh negara.

Faktor utama yang mempengaruhi penurunan conversion rate di akhir pekan ini, tentu saja, karena terdapat peningkatan tajam pada persentase penggunan mobile. Hal ini tidak mengejutkan mengingat persentase kunjungan mobile tidak serta merta meningkatkan conversion rate.

Temuan menarik lainnya, puncak conversion rate di setiap negara terjadi pada hari Rabu. Nilai conversion rate di hari tersebut lebih tinggi 4% hingga 15% dari rata-rata conversion rate mingguan.

Persentase Kunjungan Mobile Harian dalam Satu Minggu

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Kunjungan mobile meningkat rata-rata 10% di akhir pekan. Indonesia lagi-lagi negara dengan kunjungan mobile terbesar hingga 90% dari total trafik di hari Sabtu dan Minggu.

Metode Pembayaran

Metode pembayaran apa yang eCommerce tawarkan di masing-masing negara?

Mengingat penetrasi kartu kredit yang rendah di wilayah Asia Tenggara (kecuali Singapura), tiap pemain eCommerce memiliki tantangan tersendiri yang tentu jauh berbeda dengan pasar Barat. Akibatnya pilihan metode pembayaran di eCommerce di tiap negara menjadi lebih beragam.

Setiap negara menunjukkan pola pembayaran yang sangat berbeda. Hal ini menjadi tantangan yang perlu dicermati ketika pelaku eCommerce ingin mengembangkan ekspansi bisnisnya.

Metode pembayaran yang ditawarkan eCommerce

Silahkan salin dan pasang kode di bawah ini untuk menyematkan grafik pada website Anda.

Cash on Delivery merupakan metode yang paling populer di Vietnam dan Filipina. Sebanyak 80% eCommerce dari negara tersebut menawarkan metode pembayaran ini.

Transfer bank juga menjadi metode pembayaran yang populer di seluruh negara Asia Tenggara. Dengan jumlah 94% eCommerce di Indonesia, 86% di Vietnam, dan 79% di Thailand.

Hampir 50% dari jumlah eCommerce Thailand dan Vietnam menawarkan pembayaran offline (pembayaran melalui minimarket seperti 7Eleven).

Sedangkan metode pembayaran cicilan tampak terjadi peningkatan popularitas di negara Vietnam (47% eCommerce) dan Indonesia (42% eCommerce).