Jika kamu menghabiskan masa remaja di era ’90-an, yang hingga kini dipercaya sebagai zaman keemasan dari segala sisi, kamu tentu sudah mengenal tas Jansport. Mungkin dulu kamu pun salah satu anak gaul yang menggunakan tas ransel JanSport untuk beraktivitas ataupun hangout bersama teman-teman. Bagaimana seluk beluk tas JanSport di Indonesia? Serta bagaimana tas JanSport mempengaruhi pop culture? Kamu bisa membacanya di artikel berikut ini.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

JanSport Indonesia: Untuk Hidup Penuh Petualangan

Generasi sekarang mungkin mengenal ransel JanSport melalui film yang dihindari oleh angkatan senior namun dicintai oleh kawula muda, Twilight. Dalam film dimana semua orang diajak menonton kisah cinta antara vampir dan seorang gadis belia biasa namun cantik, Bella si gadis belia kerap menggunakan ransel Jansport.

Melalui film ini, boleh dibilang tas ransel JanSport mengambil kembali perhatian publik, terutama untuk anak-anak muda. Tidak banyak yang tahu, bahwa JanSport juga bagian dari tren fashion generasi 80-90-an; sama seperti game Mario Bross, celana baggy a la Will Smith, ataupun mendengarkan lagu menggunakan walkman, anak muda pada generasi tersebut pasti setidaknya tahu tren menggunakan tas JanSport.

Jika Anda sudah menjadi bagian dari tren untuk menggunakan tas ransel JanSport, ulasan berikut mungkin akan membuat Anda semakin menyukai brand ini. Jika Anda masih menimbang-nimbang untuk menggunakan tas ransel, ulasan mengenai tas JanSport ini mungkin membuat Anda semakin yakin untuk memiliki salah satu produk tas JanSport.

JanSport - Produk Tidak Sengaja

Meskipun kita sering dengar tidak ada yang kebetulan di dunia ini, JanSport adalah salah satu produk yang tidak direncanakan untuk dikenal luas di seluruh dunia seperti sekarang ini. Resmi didirikan sejak 1975, JanSport awalnya adalah sebuah produk tas yang memenangi kompetisi untuk menginovasi produk sehari-hari yang disponsori oleh perusahaan aluminium, Alcoa di tahun 1965.

Pencipta tas JanSport, Murray Pletz mendesain tas dengan menggunakan rangka yang terbuat dari aluminium; rangka aluminium ini membuat tas JanSport fleksibel untuk dipakai tapi juga solid. Nama JanSport diambil dari nama istri Pletz, Janice “Jan” Lewis. Sedikit trivia, Pletz dan isterinya, Jan bercerai sekitar tahun 1970-an. Untungnya, JanSport terus berjalan.

JanSport – Penggebrak Zaman

Setelah memenangi kompetisi untuk menginovasi produk sehari-hari, Pletz kemudian mematenkan desain tas yang dia ciptakan di tahun 1970. Pletz pun mengajak sepupunya, Skip Yowell untuk membuat perusahaan yang khusus memproduksi produk tas.

Tas JanSport kemudian mendobrak pasaran tas di Amerika dengan model tas sehari-harinya yang dilengkapi dengan banyak kompartemen sehingga dapat memisahkan barang yang dibawa dengan rapi. Model ini disebut dengan load-panel daypack. Selain tas ranselnya yang memiliki banyak kompartemen, tas JanSport pun terbuat dari kanvas, material yang belum umum digunakan untuk tas saat itu. Tas JanSport tahan air sehingga tidak perlu kuatir ketika musim hujan datang. Tidak mengherankan kalau tas JanSport booming ketika itu.

Sukses dengan produk tas ranselnya yang bisa digunakan sehari-hari, JanSport pun memproduksi tas khusus untuk traveling dan aktifitas outdoor. Varian yang paling terkenal adalah JanSport Hiking; tas ini dilengkapi dengan aluminium di sepanjang rangkanya.

Kalau kamu sulit untuk membayangkan bagaimana bentuk tas JanSport Hiking, coba ingat lagi adegan di film “Secret Life of Walter Mitty”, dimana Ben Stiller mengeluarkan tas backpack-nya untuk dipakai mengejar fotografer yang diperankan oleh Sean Penn. Tas ransel JanSport ini ngetop di era 80 hingga 90-an.

JanSport – Sekarang dan Nanti

Setelah menjadi tren di masa lampau, kini JanSport pun kembali jadi tren di kalangan anak muda. JanSport pun menambah koleksinya untuk menyesuaikan dengan selera pria dan wanita. Tidak heran, kini mudah ditemui tas ransel JanSport dengan motif yang lucu dan tidak melulu bergaya traveller. Selain itu, kini JanSport pun menyediakan banyak varian tas untuk kebutuhan berbeda-beda. Misalnya tas ransel daypack, yang bisa digunakan sehari-hari. Backpack yang bisa kamu gunakan untuk berpergian hingga tas dan sarung untuk laptop.

Bahkan JanSport pun memproduksi beberapa koleksi dengan brand fashion lainnya untuk memanjakan kaum urban yang ingin mengekspresikan dirinya melalui fashion. Misalnya, JanSport berkolaborasi dengan I Love Ugly yang memproduksi rangkaian tas ransel dengan tema minimalis dan monochromatic. Kita dapat dengan mudah mengenali produknya karena keseluruhan model ini berwarna hitam dan abu-abu saja.

Kolaborasi lainnya yang juga tidak kalah ramai dibicarakan adalah Hippitree yang banyak menggunakan warna-warna alam, seperti biru dan cokelat untuk rangkaian produk tas JanSport. Tidak heran, JanSport x Hippitree banyak dicari oleh mereka yang aktif travelling ataupun suka dengan aktifitas outdoor. Sayangnya, ragam tas JanSport yang berkolaborasi dengan brand lain memang sulit untuk ditemukan di Indonesia. Kita harapkan saja semoga ada local brand dari Indonesia yang suatu saat nanti dapat berkolaborasi dengan JanSport, karena JanSport memang terkenal dengan keberaniannya untuk melalukan eksperimen terhadap produk tasnya.

JanSport dan Pop Culture

Setelah menjadi tas ransel yang selalu menjadi ikon anak muda dari satu era ke era lainnya, rasanya tidak berlebihan jika JanSport punya pengaruh yang cukup besar terhadap budaya populer. Di Amerika, dimana JanSport bermula, JanSport menjadi sponsor utama untuk konser musik yang diselenggarakan di beberapa negara bagian, BonFire Sessions. Sesuai dengan produknya yang casual dan cenderung mendorong kita untuk melakukan perjalanan dan juga mengeksplorasi alam, Bonfire Sessions pun menyajikan pengalaman menikmati keindahan alam liar diiringi dengan lagu dari band-band ternama dan berkualitas.

Selain Bonfire Sessions, JanSport’s Live Outside pun menjadi salah satu konser yang ditunggu-tunggu. Konser ini juga mendorong orang untuk pergi keluar dari rumah dan menikmati kota di mana mereka tinggal. Berbeda dengan Bonfire Sessions dimana kita akan menikmati keindahan alam liar, JanSport’s Live Outside dibuat di sudut-sudut kota yang mungkin terlupakan sehingga kita dapat menghargai kembali kota dimana kita tinggal selama ini.

Kini, JanSport memang bukan hanya tentang tas ransel yang nyaman untuk digunakan. JanSport sudah menjadi gaya hidup dimana kamu didorong untuk melakukan perjalanan dan juga menghargai tempat dimana pun kamu berada.

Siapkah kamu berpetualang dengan JanSport?

Anda mungkin juga menyukai

Seri JanSport

JanSport Superbreak

Gender

JanSport untuk Wanita JanSport untuk Pria

Produk lainnya dari JanSport Indonesia

Tas Ransel JanSport Sling Bag JanSport Tas Sekolah JanSport Tas Laptop JanSport Tas Pinggang JanSport Aksesoris Komputer JanSport Power Adaptor JanSport Tas Selempang Bahu JanSport
NEW