Kategori Produk
Naik

Water Cooler Lebih Ampuh dari HSF, Benarkah?

Sejak internet muncul, komputer dan laptop menjadi lebih sering dipakai. Kalau dulu memakai komputer hanya untuk mengerjakan tugas sekolah, kampus atau urusan kantor, sekarang komputer bisa menyala hampir lebih dari sepuluh jam sehari. Main game, menyusuri internet, nonton film, baca komik, bayar tagihan, transfer uang, belanja online, banyak sekali yang bisa dilakukan! Pada umumnya, komputer memakai HSF (heat sink & fan) untuk mendinginkan CPU, namun sekarnag telah muncul sistem pendingin komputer baru yaitu pendingin air atau water cooler. Sebagian orang beranggapan kalau water cooler lebih ampuh dari HSF, apa benar? Sebenarnya, water cooler memiliki kelebihan dan kekurangan.

Water cooler jelas lebih efektif untuk mendinginkan CPU karena air adalah penghantar panas yang lebih baik daripada udara. Selain itu, water cooler tidak menggunakan kipas sehingga tidak menimbulkan suara saat komputer dioperasikan. Kipas yang dipakai hanya untuk mendinginkan bagian radiator saja yang menempel pada case komputer. Sayangnya, water cooler lebih mahal daripada HSF biasa dan beresiko bocor. Jika water cooler bocor, maka air akan merembes keluar dan merusak komponen yang terkena cairan tersebut. Komputermu bisa konslet atau rusak, deh!

Seperti apa bentuk water cooler? Water cooler terdiri atas blok logam yang menempel di bagian atas permukaan CPU. Hal ini membuat air tidak menyentuk permukaan atas CPU secara langsung, melainkan mengalir di dalam permukaan blok logam yang menempel di bagian atas CPU. Pada water cooler terdapat pompa untuk mengalirkan air panas yang ada di blok logam menuju radiator untuk didinginkan. Kamu juga membutuhkan selang sebagai jalur untuk mengalirkan air, radiator untuk mendinginkan air panas, kipas untuk mendinginkan radiator serta cairan pendigin (air atau nitrogen cair).

Jika kamu ingin mencoba menggunakan water cooler untuk mendinginkan komputer atau PC, dapatkan saja secara online! iPrice Indonesia menyediakan aneka water cooler yang berdesain menarik, berkualitas dan harganya terjangkau. Kamu juga bisa membandingkan harga water cooler yang dijual oleh sebuah toko online dengan toko online lainnya, lho! Selagi menunggu water cooler-mu dikirim ke rumah, ikuti juga beberapa tips di bawah ini agar laptop tidak mudah panas.

Cara Cerdas yang Dilakukan Orang Indonesia untuk Mencegah Laptop Panas

Laptop-mu cepat panas? Tenang saja, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah laptop cepat panas. Salah satunya, pastikan ventilasi udara pada laptop tidak tertutup. Hindari meletakkan laptop di atas bantal, kasur atau karpet agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar. Kamu malas beranjak dari tempat tidur? Gunakan saja meja lipat sehingga kamu tetap bisa memakai laptop di atas tempat tidur, hehe!

Ventilasi laptop juga bisa kotor, karena itu bawalah laptop ke tempat reparasai secara rutin. Laptop yang sering dipakai akan mengumpulkan debu dan kotoran pada ventilasi, hal ini bisa menghalangi kinerja kipas pendingin sehingga tidak berputar maksimal. Lama-kelamaan, kipas pendingin menjadi macet sehingga laptop panas. Selain itu, tambahkan juga thermal paste secara rutin pada prosesor laptop. Thermal paste adalah semacam gel yang menjaga prosesor tetap dingin. Nah, gel ini akan mengering seiring dengan berjalannya waktu sehingga laptop cepat panas. Tambahkan thermal paste secara rutin, misalnya dua bulan sekali. Yang terakhir, lihat-lihat tempat sebelum memakai laptop! Hindari memakai laptop di tempat yang berdebu, berpolusi, berpasir dan kotor karena semua kotoran tersebut bisa menyumbat ventilasi laptop.

Jika kamu masih ragu memakai water cooler, dapatkan saja pendingin komputer secara online.