Sejak dahulu, Leica selalu dikenal karena harganya mahal dan kualitasnya. Apakah Anda sudah benar-benar siap beralih ke Leica? Temukan jawabannya di tautan ini.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

Dapatkan penawaran dan kupon terkini langsung di inbox Anda!

Daftar Harga Leica Terbaik 2020

Terpopuler
Leica M10

Termurah di Shopee Rp 85.000.000 Rp 85.000.000 Kunjungi Toko

Kabar tentang Leica

RED Hydrogen One, Satu-satunya HP untuk Kamu yang Serius Fotografi

18 June 2018

Tertarik dengan HP berkamera fantastis? Nantikan kehadiran RED Hydrogen One, HP dengan lensa DSLR!

Tertarik dengan HP berkamera fantastis? Nantikan kehadiran RED Hydrogen One, HP dengan lensa DSLR!

Huawei P20 dan P20 Pro Dilengkapi Tiga Kamera Leica, Serius?

30 March 2018

Di film “Pacific Rim”, kaiju alias monster datang tak terduga. Kali ini, dunia gadget heboh dengan kehadiran Huawei P20 dan P20 Pro, HP ‘monster’ ciptaan Huawei yang dilengkapi tiga kamera Leica!

Di film “Pacific Rim”, kaiju alias monster datang tak terduga. Kali ini, dunia gadget heboh dengan kehadiran Huawei P20 dan P20 Pro, HP ‘monster’ ciptaan Huawei yang dilengkapi tiga kamera Leica!

Huawei X Leica, Waktunya Say Cheese Tanpa Cheesy

02 August 2017

Sekalinya ambil bagian di kelas hi-end, Huawei jadi sungkan berhenti membuat smartphone mewah. Seperti ngemil Pringless, sekali botolnya dibuka maka akan sulit berhenti kudap-kudap hingga begah.

Sekalinya ambil bagian di kelas hi-end, Huawei jadi sungkan berhenti membuat smartphone mewah. Seperti ngemil Pringless, sekali botolnya dibuka maka akan sulit berhenti kudap-kudap hingga begah.

Mengapa Anda Memilih Leica Indonesia?

Hampir semua orang menggunakan perangkat ponsel pintar mereka bila ingin mengabadikan momen dalam bentuk foto. Ponsel pintar masa kini memiliki kemampuan yang tergolong memuaskan. Ada sensor gambar berpiksel besar yang ditancapkan para produsen smartphone pada produk mereka. Bila dulu piksel berukuran besar hanya bisa didapat dari perangkat kamera, maka kini cukup gunakan sebuah ponsel untuk mendapatkan foto berkualitas baik.

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan ponsel berkamera canggih membuat pasar kamera (khususnya kamera compact) menjadi lesu. Tidak banyak lagi orang yang membeli sebuah kamera untuk kebutuhan fotografi sehari-hari. Terlebih sejak resolusi kamera ponsel pada umumnya telah berada di atas 12 megapiksel.

Jika masih ada titik terang pada pasar kamera, maka secercah cahaya itu beraasal dari sektor kamera premium seperti Leica. Kamera premium memiliki sensor gambar yang berlipat lebih besar daripada yang bisa ditawarkan kamera di ponsel. Kamera premium memiliki fitur-fitur yang lebih kaya dan detail dibandingkan fitur instan (yang cenderung terbatas) pada kamera ponsel.

Coba Anda bandingkan, apakah kamera di ponsel pintar terbaik yang ada saat ini mampu mengambil foto bulb seperti yang umumnya dapat dibuat sebuah kamera? Bulb hanyalah salah satu fitur, masih banyak varian fitur lain yang bisa ditemukan pada kamera alih-alih ponsel untuk kegiatan fotografi.

Selain adanya beragam fitur yang lebih terperinci, perangkat kamera pun unggul dalam aspek ketahanan bodi. Durabilitas kamera zaman sekarang tak lagi ringkih. Seiring terciptanya inovasi demi inovasi, bodi kamera dirakit menggunakan material yang tahan lama sekaligus tidak boros pada bobotnya. Bila berbicara mengenai bodi yang ideal (baik dari ketahanan maupun bobot), maka produk kamera Leica tidak dapat dikesampingkan.

Leica telah menjadi bagian dominan di dalam sejarah fotografi umat manusia. Brand asal Jerman ini telah memberi pengaruh yang luar biasa besar terkait inovasi dan pemenuhan kebutuhan kamera, baik sejak era dunia roll film hingga masa serba digital di masa sekarang.

Di dalam orbitan galaksi dunia fotografi, nama Leica memang sangat harum. Karena keharumannya itu pula, banyak orang menjadi mabuk kepayang hingga ingin memiliki salah satu serinya. Tidak ada penyuka fotografi di dunia ini yang tidak ingin sebuah kamera Leica. Tak peduli seperti apa background fotografinya.

Tapi sejatinya, produk kamera dari Jerman ini tidaklah begitu baik untuk para beginner. Ibaratnya, banyak orang ingin membeli jam tangan buatan Rolex untuk memenuhi kebutuhan akan pengingat waktu. Padahal, bila tujuan pembelian arloji memang benar-benar untuk mengingat waktu, apa bedanya Rolex dengan produk Casio yang banderol harganya jauh lebih murah?

Finalisasi semu dari teori psikologi dari Hans Vaihinger barangkali dapat menjelaskan tentang kesahalan pemilihan yang sering dilakukan orang dalam memilih barang. Finalisasi semu yang dimaksud Vaihinger adalah para manusia hidup dalam berbagai macam cita-cita atau pikiran yang semata-mata bersifat semu.

Dalam hal ini, para pemula yang menginginkan sebuah kamera Leica hanyalah didorong oleh finalisasi semu. Bila Anda seorang pemula, belum ada kepentingan mendesak untuk memiliki Leica, bukan? Kamera ini ti dak akan dapat membuat Anda jadi expert seketika. Dalam fotografi, proses pelajaran tetaplah yang utama.

Kecuali bila ingin mengoleksi aksesoris atau semacamnya di luar kamera tapi tetap berbau Leica, maka Anda dapat mengunjungi etalase aksesoris Leica di tautan ini.

Memotret Street Photography dengan Leica

Tidak ada kamera Leica yang berharga di bawah Rp15 juta. Kecuali bila Anda mencari kamera Leica berformat instax, maka Leica Sofor berharga di bawah Rp5 juta dapat menjadi pertimbangan.

Sekarang, mari kesampingkan Sofor yang dibuat hanya untuk senang-senang itu. Produk kamera Leica yang ‘beneran’ dihadirkan untuk smemenuhi kebutuhan para fotografer profesional. Anda perlu mengasah kemampuan fotografi hingga tahap tertentu untuk bisa mengatakan “ya, sudah waktunya saya upgrade ke Leica”.

Apapun tipe Leica yang akan Anda pilih, tak perlu khawatir nantinya kamera ini akan membuat repot. Leica selalu konsisten mempertahankan bentuk compact-nya. Bentuk bodi yang minimalis dan bobot ringan memberi keleluasaan ekstra bagi penggunanya ketika bepergian. Leica adalah teman terbaik untuk street dan travel photography.

Lensa Pilihan untuk Street Photography

Ketika Anda ingin merekam sejumlah momen menarik yang ditemui saat traveling, ada baiknya gunakan lensa berukuran 35 mm. Lensa ini merupakan pilihan paling populer bagi para street photographer. Mengapa demikian? Alasan pertama, lensa 35 mm memiliki komposisi focal length yang mendekati komposisi ruang yang dapat dilihat mata manusia. Ukuran gambar dan batasan frame yang dipotret akan sama dengan apa yang dilihat mata.

Alasan kedua, yakni kemampuan lensa yang bisa digunakan untuk berbagai tipe foto. Anda tak hanya bisa mamakai lensa 35 mm untuk memotret foto close-up. Lensa ini dapat diandalkan untuk memotret lanskap, makro hingga foto produk.

In case bila Anda tak memiliki lensa 35 mm, maka lensa berukuran 50 mm atau lensa 28 mm juga dapat digunakan ketika street photography. Selain memahami tipe lensa yang dipakai, Anda juga sebaiknya memahami tentang konsep street photography itu sendiri.

Tiga pilihan lensa untuk street photography tersebut begitu menggoda untuk membuat foto bokeh di jalanan. Tapi esensi street photography tak sekadar bokeh, malah cenderung klise. Fotografi jalanan sepatutnya justru dapat menangkap momen lingkungan sekitar dan latar belakang yang ikut “bercerita”.

Nah, jangan sia-siakan kamera Leica dan lensanya!

NEW