Naik
6 produk ditemukan
Kunjungi Toko
Max havelaar (edisi refresh) at 66000.00 IDR from Bukalapak
Max havelaar (edisi refresh)
Rp 66.000
Bukalapak
Kunjungi Toko
Max 's scooter science at play story book - my first science book at 58000.00 IDR from Bukalapak
Max 's scooter science at play story book - my first science book
Rp 58.000
Bukalapak
Kunjungi Toko
Max Scooter Science at Play Story Book at 38000.00 IDR from Tokopedia
Max Scooter Science at Play Story Book
Rp 38.000
Tokopedia
Max's Scooter Science at Play Story Book - My First Science Book about Forces Max learns to ride his new scooter in the park. This delightful and beautifully illustrated story offers a simple and entertaining introduction to the concept of forces. Pages : 18 pages (kertas sangat tebal glossy) Cover : Cover dari karton glossy Dimension : 20 x 20cm Weight : 175 grams
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Max Anak Tentara Melawan Orba at 133000.00 IDR from Grobmart
Max Anak Tentara Melawan Orba
Rp 133.000
Grobmart
Biografi ini membawa kita pada jalannya salah satu gerakan mahasiswa yang cukup berdampak dalam sejarah Indonesia modern, yakni peristiwa Malari 1974. Dituturkan langsung oleh salah seorang tokohnya, Judilherry Justam, banyak inside story disajikan. Tidak berlebihan bila buku ini memberi sumbangan penting dalam historiografi gerakan mahasiswa di Indonesia. Hingga kini, Judilherry tetap menjadi aktivis demokrasi yang disegani kawan dan lawannya.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Max havelaar - multatuli at 53000.00 IDR from Bukalapak
Max havelaar - multatuli
Rp 53.000
Bukalapak
Kunjungi Toko
Max Buku Novel Havelaar By Multatuli ( Tanam Paksa DI Indonesia ) at 30000.00 IDR from Tokopedia
Max Buku Novel Havelaar By Multatuli ( Tanam Paksa DI Indonesia )
Rp 30.000
Tokopedia
Judul: Max Havelaar Pengarang: Multatuli Penerbit: Narasi Kondisi: baru, segel Bahasa: Indonesia Tebal: 396 hlmn Nak, jika mereka memberitahumu bahwa aku adalah bajingan yang tidak memiliki keberanian melakukan keadilan..., bahwa banyak ibu yang meninggal karena kesalahanku..., ketika mereka berkata bahwa ayah melalaikan tugas yang telah mencuri berkah dalam kepalamu..., oh, Max, Max, beritahu mereka betapa menderitanya aku! Multatuli Multatuli merupakan nama samaran dari Eduard Douwes Dekker. Dia adalah anggota Dewan Pengawas Keuangan Pemerintah Belanda yang pertama kali ditempatkan di wilayah Batavia (Hindia-Belanda) pada 1840. Tahun 1842 ia meminta untuk dipindahkan ke Sumatra Barat. Di tahun yang sama pula, ia dipindahkan ke Natal, Sumatra Utara, untuk bertugas sebagai Kontelir. Baru setelah itu, dirinya ditugaskan di wilayah Lebak, Banten. Selama bertugas sebagai perpanjangan tangan kolonial Belanda, Eduard Douwes Dekker justru menolak tegas model pemerintahan Belanda. Ke-tidakadilan, perampasan, serta penjajahan merupakan titik awal dari kritik dan penolakannya. Seorang Eduard Douwes Dekker jauh lebih memalingkan perhatiannya kepada fenomena kelaparan, penderitaan, serta ketertindasan yang dialami rakyat pribumi di Hindia-Belanda, terutama di wilayah yang pernah menjadi tempatnya bertugas. ______________________________________________________ Kualitas : Non Original isi tetap sama dengan original hanya kualitas kertas saja yang berbeda
Selengkapnya

Hai, kami ingin tahu pendapat Anda tentang kami

Kami menghargai privasi Anda, email yang diberikan hanya digunakan untuk menanggapi saran dari Anda.

Terima Kasih