Helm MDS adalah salah satu aksesoris penting yang mesti dimiliki pengendara sepeda motor. Selain untuk mematuhi aturan lalu lintas, helm juga menjaga kepala terhindar dari cedera di jalan.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

MDS: Tidak Ada yang Lebih Penting daripada Keselamatan Berkendara

Sepuluh tahun belakangan, helm sepeda motor tidak lagi sekadar menjadi aksesoris untuk pengendara. Dalam aturan lalu lintas yang mengikat, Pemerintah telah menegaskan fungsi helm sebagai alat keselamatan berkendara. Pemerintah juga menetapkan standar keselamatan khusus yang harus bisa dilewati oleh para produsen helm.

Seiring aturan itu, para produsen helm berlomba-lomba membuat helm yang aman dan berdesain menarik agar menjadi pilihan para pengendara kendaraan roda dua, khususnya sepeda motor. Salah satu helm yang didapat Anda beli dan gunakan yaitu produksi dari MDS Helmet.

Helm MDS merupakan helm yang diproduksi oleh perusahaan lokal yang berada di Cikarang. Berbagai desain helm disediakan oleh merek ini. Mulai dari yang memiliki desain retro, desain half-face hingga desain full-face seperti helm pada pembalap ajang balapan MotoGP. Setiap helm juga memiliki desain striping yang beragam. Mengenai ukurannya, helm MDS memiliki sejumlah ukuran yang disesuaikan dari lingkar kepala orang Indonesia. Ukuran itu yakni:

Meski merupakan salah satu produk lokal, tapi MDS cukup terkenal di kalangan pengendara sepeda motor. Bukan tanpa alasan merek ini begitu populer. Fitur yang canggih sekaligus memberi kenyamanan membuat banyak orang menggunakan MDS sebagai helm untuk berkendara sehari-hari. Kami di iPrice Indonesia telah merangkum sedikitnya ada delapan fitur utama yang dimiliki helm MDS, yakni;

  1. Kaca visor yang jernih, anti silau dan anti gelap
  2. Kaca visor dilengkapi lapisan anti pecah
  3. Memiliki lapisan anti gores
  4. Dilengkapi standar proteksi kepala
  5. Busa bagian dalam helm dapat dicabut untuk pembersihan
  6. Memiliki ventilasi berkonsep aero tunnel
  7. Telah lulus standar uji dan sertifikasi SNI (Indonesia)

Agar Helm MDS Indonesia Anda Selalu Terawat

Terkadang, helm merupakan aksesoris yag sangat jarang tersentuh busa sabun cuci. Anda barangkali rela menghabiskan uang untuk membeli helm berharga mahal dan berdesain ciamik dari merek yang terkenal. Namun bila helm itu sangat jarang disentuh tangan-tangan perawatan, maka tidak akan ada artinya.

Semahal-mahalnya helm akan tetap bau, kotor dan kumal bila tidak mendapatkan perawatan berkala. Helm juga bisa menjadi sarang penyakit seperti ketombe dan kutu karena tingkat kehigienisan yang kurang akibat tak dibersihkan. Kekurangan lain dari helm yang tidak dirawat akan menurunkan fungsi sejumlahh fitur yang ada pada helm itu sendiri.

Misalnya ketika Anda tergolong jarang membersihkan bagian ventilasinya, peluang tempelan debu akan lebih besar untuk menyumbat ventilasi itu. Atau ketika Anda tidak tekun membersihkan bagian kaca visor, maka debu dan jejak pegangan tangan yang berkeringat atau sidik jari akan memenuhi kaca itu. Pada akhirnya, Anda tidak akan bisa mendapatkan kejernihan pandangan dengan maksimal ketika berkendara di jalan raya. Debu yang menempel juga bisa membuat Anda gagal fokus pada jalanan.

Ada banyak tempat yang telah membuka jasa perawatan helm. Kebanyakan salon helm ini juga melayani pembersihan dalam waktu yang singkat, sekitar 30 menit hingga 60 menit tergantung tingkat kekotoran helm.

Namun bila Anda tidak ingin mengeluarkan uang lebih untuk ke salon helm, mengapa tidak melakukan perawatan sendiri? Namun, Anda tidak bisa sembarangan membersihkan helm karena ada bagian-bagian yang rentan rusak bla disentuh oleh tangan yang salah. Karena itu, perhatikan langkah-langkah berikut sebelum memutuskan untuk mencuci helm sendiri:

  1. Lepaskan bagian removable liner dan biarkan bagian non-removable liner. Biasanya, ada dua bagian yang dapat dilepas ketika ingin membersihkan helm, yakni bagian busa dalam helm dan bagian kaca visor.
  2. Siapkan rendaman air deterjen. Rendam busa helm dengan sabun selama beberapa menit seperti prosedur mencuci pakaian. Kucek seperlunya dan bilas hingga Anda merasa busa telah bersih. Hindari pemakaian deterjen karena beberapa deterjen memiliki racikan yang terlalu keras dan dapat merusak kontur busa. Air sabun dapat pula diganti dengan air shampoo. Lakukan hal yang sama pada kaca visor. Sapukan cairan bersabun dan usap semua noda dan paparan debu yang menempel menggunakan spons. Setelah busa dan kaca visor selesai dibersihkan, jemur di bawah sinar matahari langsung.
  3. Bersihkan bagian non-removable di dalam helm menggunakan sikat sepatu yang bersih. Anda juga bisa gunakan sikat gigi untuk mencapai tempelan debu di sudut-sudut kecil bagian dalam helm dan bagian ventilasi. Setelah Anda selesai membersihkan debu, semprotkan cairan disinfektan secara merata pada bagian dalam helm. Diamkan hingga kering.
  4. Bersihkan bagian cangkang helm dengan kain atau handuk kecil yang lembab. Bersihkan hingga kering. Gunakan pula lapisan lilin (wax) pemoles untuk menjaga batok luar helm tepat mengkilau sekaligus menjaga cat helm tidak cepat pudar.
  5. Setelah semuanya kering, rangkai kembali setiap bagian pada katupnya masing-masing. Jangan tergesa-gesa melakukan pemasangan karena terkadang ada katup yang mudah patah bila Anda memaksa memasangnya. Bila helm Anda masih belum kering namun harus segera digunakan kembali, Anda bisa menggunakan hair dryer untuk menghilangkan air yang masih tersimpan di dalam busa.

Biasanya, proses pembersihan helm hanyalah sekitar 30 menit, tergantung kebutuhan dan ketelitian Anda. Pastikan juga cuaca sedang terik sebelum Anda membersihkan helm agar pengeringan bagian-bagian yang basah tidak memakan waktu lama. Dan sadar atau tidak, kebersihan helm MDS yang kenakan mampu menunjang kesehatan Anda, terutama untuk perihal sirkulasi pernafasan.

Anda mungkin juga menyukai

Produk lainnya dari MDS Indonesia

Helm MDS Obat Tetes Mata MDS Burung MDS
NEW