Sepatu running New Balance memang sepatu andalan para pelari. Simak artikel ini untuk informasi mencegah cedera saat lari.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

Produk Baru di Kategori Sepatu Lari

Cara Mencegah dan Mengatasi Kram Kaki Saat Berlari

Kram selalu menjadi mimpi buruk bagi semua orang, terutama bagi para pelari atau sebutan kerennya adalah runners. Bayangkan ketika Anda sedang asyik-asyiknya berlari dan kemudian tiba-tiba kaki Anda mulai bertingkah aneh. Ciri-ciri kaki kram adalah otot kaki yang terus mengencang dan terasa sangat sakit. Yang bisa Anda lakukan hanyalah ketakutan bahwa ada yang salah dengan kaki Anda. Padahal kaki kram adalah hal yang wajar dialami saat berolahraga, apalagi ketika Anda tidak mendapatkan pemanasan yang cukup sebelum olahraga. Ternyata terdapat cara ampuh untuk mengatasi kram kaki saat berlari, lho. Berikut ini terdapat hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi kaki kram saat sedang berlari.

Apa Penyebab Kaki Kram Saat Berlari?

Ada banyak teori yang terkait sebagai pemicu kram kaki saat berlari, termasuk dehidrasi, kehilangan elektrolit tubuh, kekurangan garam, dan otot yang kelelahan namun dipacu untuk berlari. Meskipun terdapat banyak penyebab, namun otot lelahlah yang menjadi pemicu utama masalah kaki kram kaki yang paling banyak ditemui. Kelelahan otot terjadi saat Anda berlari terlalu keras atau terlalu intens dibandingkan sebelumnya. Dengan kata lain, latihan fisik yang berlebihan bisa membuat otot Anda kelelahan sehingga meningkatkan resiko kram otot kaki.

Bagaimana Cara Mengatasi Kram Kaki

Jika otot kaki Anda mengalami kram secara tiba-tiba saat di tengah-tengah berlari, terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah berhenti berlari, menarik napas dalam-dalam, dan mulai melakukan peregangan. Kram kaki berarti otot Anda terlalu lelah untuk meregangkan dirinya sendiri, jadilah pemilik tubuh yang bertangguh jawab dengan membantu otot Anda yaitu dengan peregangan pelan-pelan. Beberapa latihan peregangan darurat yang bisa Anda lakukan meliputi pijatan ringan di betis yang kram, jaga betis tersebut tetap dalam posisi peregangan selama beberapa menit sampai kram menghilang. Jika ada teman di sekitar Anda, mintalah dia untuk meregangkan kaki Anda dengan memegangnya dalam posisi lurus dan menekuk telapaknya ke atas.

Cara Mencegah Kaki Kram Secara Efektif Saat Berlari

Pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati memang benar adanya, termasuk soal cedera otot kaki saat berlari. Untuk mencegah kaki kram saat berolahraga, terdapat beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

  • Berolahragalah secara rutin dan tingkatkan latihan Anda dengan kemajuan yang wajar, pelan, namun pasti. Jika Anda ingin mencapai lari sejauh 8 km sehari, mulailah dengan lari sepanjang 1 atau 1,6 km terlebih dahulu. Kemudian tambahkan porsi lari Anda menjadi jarak 3,2 km dan secara perlahan tingkatkan jarak tempuh Anda per minggunya. Hal ini akan melatih otot Anda secara perlahan, jika memaksa otot untuk bekerja keras secara tiba-tiba, maka kram otot akan sangat mudah dialami.
  • Persingkat sesi latihan Anda, istirahatlah selama 3-5 menit di antara sesi, dan secara bertahap tingkatkan jumlah sesi lari Anda.
  • Jaga kecepatan lari Anda dengan seksama. Perlambat kecepatan latihan Anda di awal-awal.
  • Pastikan bahwa Anda melakukan pemanasan otot sebelum mulai berolahraga. Jangan lewatkan peregangan karena tahap ini adalah satu-satunya cara untuk mempersiapkan otot Anda menghadapi sesi latihan. Peregangan yang tepat akan memastikan Anda dapat menempuh jarak lari yang lebih jauh tanpa mengalami kram otot.

Berlari dengan Nyaman dengan Sepatu Running New Balance Indonesia

Salah satu cara untuk tetap nyaman saat berlari adalah dengan mengenakan sepatu running dari New Balance. Sepatu lari New Balance tidak kalah lho dengan merek lainnya karena memiliki teknologi foam yang membuat bantalan kaki menjadi lebih empuk dan fleksibel. Dua kualitas ini tentu dapat meningkatkan performa Anda saat berlari.

NEW