Memakai penahan atau retainer gigi dapat menjaga posisi gigi yang sudah rapi agar tidak bergeser salah satunya setelah kamu melakukan perawatan dengan kawat gigi atau behel. Untuk memakainya pun sebaiknya jangan asal. Kamu perlu memilih jenis retainer gigi yaitu tipe permanen atau tipe removable seperti retainer Hawley dan retainer plastik yang sesuai dengan kebutuhan. Nah, kalau kamu sudah tahu jenis yang tepat, kamu bisa beli di iPrice Indonesia. Di sini ada fitur pembanding harga yang bisa membantu kamu menemukan penawaran harga yang terbaik dari semua e-commerce se-Indonesia. Sebelum beli simak juga informasi terkait berikut ini ya:

Apa Fungsi Retainer Gigi? | Jenis Retainer Gigi yang Perlu Kamu Ketahui | Cara Membersihkan Penahan Gigi | Berapa Harga Retainer Gigi?

_

Semua Hal Tentang Retainer Gigi yang Perlu Kamu Ketahui

Retainer gigi umum dipakai terutama untuk orang-orang yang baru saja memperbaiki susunan gigi dengan behel. Mau tau lebih banyak tentang retainer ini? Berikut informasi selengkapnya untuk kamu simak.

Apa fungsi retainer gigi?

Retainer gigi adalah alat yang digunakan untuk membantu kondisi gigi kamu tetap pada posisi yang seharusnya, salah satunya saat selesai melakukan perawatan ortodonti seperti pemakaian kawat gigi atau behel.

Biasanya dokter gigi menganjurkan pemakaian penahan gigi tersebut agar struktur atau posisi gigi yang sudah dirapikan dengan kawat gigi tadi tidak kembali renggang atau bergeser selama gusi dan tulang gigi masih beradaptasi.

Setelah lepas behal apakah perlu pakai retainer gigi?

Umumnya dokter gigi menganjurkan pasien untuk memakai retainer pasca melepas gigi untuk membantu proses merapikan gigi. Ini dilakukan untuk mencegah kondisi relapse yaitu gigi yang sudah rapi kembali bergeser saat jaringan periodontal masih lentur akibat pergerakan gigi semasa peamsangan kawat.

Berapa lama penggunaan retainer gigi?

Lama pemakaian retainer gigi tergantung pada kasus atau kondisi gigi yang ada. Retainer bisa jadi digunakan dalam durasi empat bulan, enam bulan, atau bahkan lebih lama lagi. Dalam beberapa kasus, retainer bahkan bisa dipakai seumur hidup tetapi hanya pada malam hari.

Petunjuk pemakaiannya pun bisa jadi berbeda tergantung jenis retainer gigi serta instruksi dari dokter gigi. Bisa jadi kamu harus pasang retainer sepanjang hari seperti pada jenis retainer permanen atau cukup beberapa jam dalam sehari saja seperti pada jenis retainer removable.

Untuk tau lama pemakaian retainer gigi yang tepat sesuai dengan kebutuhanmu jangan lupa untuk konsultasikan dengan dokter gigi kamu sebelumnya.

Apa saja jenis retainer gigi?

Ada beberapa jenis retainer gigi dilihat dari material yang digunakan hingga cara pemakaiannya. Berikut beberapa di antaranya yang perlu kamu ketahui:

Retainer Hawley

Retainer Hawley adalah jenis retainer gigi yang terbuat dari kawat logam tipis yang ditanam di dalam plat berbahan akrilik. Saat dipakai, bagian plat tersebut akan menempel di langit-langit atau dasar mulut, sementara bagian kawat yang akan berperan menahan posisi gigi.

Walaupun terbuat dari kawat, namun retainer Hawley termasuk tipe retainer removable karena bisa dilepas pasang. Itu sebabnya tipe retainer ini jadi lebih mudah untuk dibersihkan. Kelebihan retainer Hawley adalah cenderung lebih awet dan dapat disesuaikan dengan kondisi gigi.

Sementara kekurangannya adalah desainnya yang terlihat jelas saat kamu berbicara atau tersenyum. Selain itu retainer gigi ini juga bisa menimbulkan iritasi pada bagian bibir atau pipi terutama saat awal-awal pemakaian.

Retainer Plastik

Seperti namanya, jenis retainer gigi ini terbuat dari plastik transparan. Untuk membuatnya perlu dilakukan pencetakan gigi terlebih dahulu agar dapat menyesuaikan bentuk dan posisi gigi kamu yang selesai memakai behel. Retainer ini juga termasuk tipe retainer removable yang bisa dilepas pasang ya.

Karena warnanya yang transparan saat dipakai retainer gigi ini tidak terlihat mencolok terutama ketika kamu berbicara atau tersenyum. Jenis retainer gigi ini juga cenderung lebih nyaman dipakai.

Meski begitu, kelemahan retainer ini ada pada daya tahan. Jika retak atau pecah, retainer plastik tidak dapat diperbaiki. Bentuk dan warnanya juga bisa berubah saat terkena panas dan seiring lamanya pemakaian.

Tidak jarang juga orang keliru menyamakan retainer ini dengan invisalign padahal keduanya berbeda. Invisalign biasanya sedikit lebih lentur dibanding retainer plastik transparan. Fungsi keduanya juga tidak sama. Retainer gigi plastik ini dipakai untuk menahan posisi gigi yang sudah dirapikan, sementara invisalign memiliki fungsi untuk merapikan gigi seperti behel.

Retainer Gigi Permanen

Tidak seperti retainer Hawley atau retainer plastik, retainer gigi permanen justru tidak dapat dilepas pasang sendiri. Itu sebabnya untuk pasang retainer ini kamu perlu bantuan dokter gigi. Retainer gigi permanen sendiri terbuat dari kawat tebal yang dibentuk menyesuaikan bentuk gigi yang sudah dirapikan sebelumnya.

Pemasangan retainer ini diletakkan di bagian belakang gigi sehingga tidak akan mempengaruhi cara berbicara dan penampilan kamu saat sedang memakainya. Keunggulan lain retainer permanen adalah dianggap lebih maksimal mengurangi potensi gigi kembali berantakan karena tidak mudah dilepas pasang sehingga bisa selalu menempel di gigi untuk menahan posisinya.

Meski begitu, letaknya yang tersembunyi di belakang gigi membuat jenis retainer ini juga sulit untuk dibersihkan terutama jika ada sisa makanan yang tersangkut. Jenis retainer gigi permanen sendiri biasanya disarankan ortodontis untuk pasien yang kesulitan menggunakan retainer removable seperti anak kecil.

Bagaimana cara membersihkan retainer gigi?

Karena dipakai di dalam mulut, retainer gigi tentu butuh rentan dengan bakteri, plak atau sisa makanan. Itu sebabnya kamu perlu membersihkannya secara rutin.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan retainer. Misalnya, untuk membersihkan retainer tipe removable, kamu bisa membersihkan retainer dengan menggunakan air hangat dan sabun yang ringan dan bersifat non iritatif atau larutan khusus sesuai rekomendasi dokter gigi.

Kamu juga bisa menggunakan sikat gigi berbulu lembut atau cotton bud untuk membersihkan bagian dalam retainer. Sementara itu, untuk tipe retainer permanen kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan dental floss seperti saat membersihkan sela-sela gigi.

Bagaimana cara merawat retainer gigi?

Tidak hanya harus rutin dibersihkan, kamu juga perlu tau cara merawat retainer gigi agar tetap tahan lama. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan untuk merawat retainer:

  1. Jaga kebersihan gigi dan mulut: Kamu harus lebih sering menyikat gigi untuk membersihkan sisa minuman atau makanan yang berpotensi meninggalkan plak pada retainer.
  2. Perhatikan konsumsi makanan yang dapat merusak retainer: Hindari makanan dengan tekstur keras, padat dan memiliki potongan yang besar.
  3. Simpan di tempat yang aman: Pada retainer dengan tipe removable, kamu juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan retainer saat tidak sedang dipakai ya. Untuk retainer plastik kamu tidak boleh menyimpannya di dekat benda-benda yang panas karena bisa mengubah bentuknya.

Selain cara-cara tadi kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara perawatan retainer yang lebih tepat sesuai kebutuhan atau kondisi gigi yang kamu miliki.

Berapa harga retainer gigi?

Harga retainer gigi bervariasi tergantung jenisnya. Kalau penasaran kamu bisa cek daftar harga yang lengkap dan terbaru melalu website iPrice Indonesia.

Dapatkan Penawaran Harga Retainer Gigi Terbaik di iPrice

Tertarik untuk beli retainer gigi? Langsung cek saja di iPrice Indonesia. Di sini tidak hanya bisa menemukan koleksi penahan atau perapi gigi yang terlengkap, kamu juga bisa memakai fitur pembanding harga untuk membandingkan harga produk dari semua e-commerce se-Indonesia dengan mudah dan cepat.

Tunggu apa lagi? Yuk, belanja di iPrice Indonesia sekarang!

NEW