Memilih pet food seperti Pro Plan sama pentingnya dengan memilih makanan untuk manusia. Bagaimanapun juga, makanan merupakan fondasi utama bagi makhluk hidup untuk tetap hidup dan sehat. Simak pentingnya makanan untuk hewan di link ini.

_

Proplan Indonesia, Agar Hewan Selalu Prima

Pemilik hewan biasanya sangat menyayangi peliharaannya. Kebanyakan dari mereka juga tidak menganggap hewan hanya sebagai peliharaan. Anjing atau kucing yang dipelihara cenderung dianggap sebagai salah satu bagian di dalam keluarga mereka.

Dan layaknya seperti anggota keluarga pada umumnya, sang pemilik hewan tidak ingin anjing atau kucing (atau kadang ada yang memelihara keduanya) mereka sakit. Mereka ingin hewan peliharaan tetap bahagia, aktif, sehat, berumur panjang dan hidup yang penuh makna. Pemilik hewan peliharaan rela merawat sebaik-baiknya layaknya mengasuh dan membesarkan seorang anak

Salah satu yang sangat diperhatkan oleh pemilik hewan peliharaan adalah mengenai makanan untuk si lucu kaki empat mereka. Bila pemiliknya sangat ingin hewannya sehat dan prima, maka mereka akan menyajikan makanan yang sehat juga berkualitas. Salah satunya seperti produk makanan dari Pro Plan.

Untuk hewan peliharaan, makanan yang sehat dan berkualitas adalah makanan yang mengandung nutrisi tinggi. Namun nutrisi anjing dan kucing tidak dapat dipukul rata. Berdasarkan salah satu hasil riset tentang makanan hewan, nutrisi yang dibutuhkan kucing dan anjing tidaklah berjumlah sama. Bila anjing membutuhkan 37 nutrisi esensial per hari untuk menjalani rutinitasnya, maka kucing membutuhkan 41 nutrisi esensial setiap harinya.

Sama seperti manusia, hewan membutuhkan nutrisi untuk pertumbuhan, pencernaan, asupan energi hingga untuk mencapai kebahagiaan. Makanan bernutrisi tinggi tentu juga akan mempengaruhi umur hidup hewan. Nutrisi esensial bisa didapat dari protein, vitamin, karbohidrat, mineral, asam amino hingga air.

Tapi, terkadang tidak semua pemilik hewan handal dalam menentukan pilihan makanan terbaik untuk peliharaan mereka. Wajar saja. Ada banyak produk makanan hewan yang beredar di pasaran dengan berbagai banderol harga. Ada makanan hewan yang berharga sangat murah hingga bernilai begitu tinggi. Lantas, apa yang harus dipilih?

Mengenal Tipe Makanan untuk Hewan Peliharaan

Ada banyak tipe makanan untuk hewan yang beredar di pasaran dan digunakan sebagai makanan utama untuk peliharaan. Tapi makanan hewan umumnya dibagi ke dalam lima jenis, yakni;

  1. Makanan kering (dry food).

Makanan kering adalah makanan yang paling banyak diproduksi oleh para produsen dan merek komersil makanan hewan. Banyak pemilik hewan memilih tipe makanan ini untuk “anak kaki empat” mereka. Alasannya, makanan tipe kering ini cukup praktis. Dry food mudah untuk disajikan. Dry food juga mudah disimpan dan tahan ketika disimpan dalam jangka waktu lama. Makanan tipe ini sangat baik untuk kesehatan gigi karena fisiknya yang keras dapat mengikis karang gigi ketika hewan mengunyahnya. Patut Anda ketahui, dry food berarti memiliki kandungan air yang sedikit di dalamnya. Karena itu, hewan peliharaan harus mendapatkan asupan air yang cukup seusai mengonsumsi makanan ini.

  1. Makanan basah (canned food).

Makanan basah merupakan kebalikan dari dry food. Makanan ini memiliki kandungan air yang berlimpah. Karena kandungan air itu pula maka bentuk makanan ini cenderung lembek. Canned food yang lembut biasanya direkomendasikan untuk konsumsi anjing tua sebab gigi dan rahangnya tak lagi kuat mengunyah makanan keras. Biasanya makanan yang tinggi kandungan air tidak memiliki nutrisi yang memadai. Karena itu, bila Anda memilih canned food maka campurlah dengan makanan lain untuk melengkapi nutrisinya.

  1. Makanan semi basah (semi moist food).

Makanan semi basah tidak terlalu populer di Kalangan pemilik hewan peliharaan Indonesia. Makanan ini cenderung seperti palet lembut. Namun biasanya, bahan-bahan yang diracik untuk semi moist food diambil dari bahan perisa dan warna buatan. Karena itu, semi moist food juga tidak direkomendasikan sebagai makanan utama hewan peliharaan Anda.

  1. Makanan racikan rumahan (home cooked food).

Makanan racikan rumahan adalah makanan yang menggunakan bahan-bahan makanan untuk manusia. Biasanya makanan racikan rumahan tidak hanya menggunakan daging, tapi juga diracik menggunakan campuran sejumlah sayuran seperti wortel. Tipe makanan ini cukup baik bila Anda ingin mengontrol asupan makanan hewan Anda, misalnya ketika anjing atau kucing sedang dalam masa penyembuhan.

  1. Makanan mentah (raw food).

Makanan mentah berarti daging mentah untuk dikonsumsi langsung oleh hewan Anda. Baiknya makanan mentah ini tidak hanya berupa daging polos tapi juga tulang dan campuran organ lain seperti hati. Tulang yang mentah memiliki kandungan fosfor dan kalsium tinggi. Tapi perlu Anda ingat, tulang yang akan disajikan tidak boleh dimasak atau direbus karena akan membahayakan usus dan organ pencernaan pada hewan peliharaan.

Pet Food Membuat Sehat dan Sakit

Masing-masing makanan yang diuraikan di atas memiliki manfaat tersendiri pada hewan. Makanan adalah fondasi utama yang membangun tubuh hewan kesayangan Anda. Namun tidak semua makanan akan cocok untuk dikonsumsi hewan peliharaan. Bila fondasinya salah, alih-alih akan sehat justru hewan Anda akan jatuh sakit. Bagaimana agar hal itu tidak terjadi?

Pertama, Anda harus mengerti kandungan apa yang ada pada makanan untuk hewan peliharaan Anda. Jika Anda memilih makanan dry food, maka pastikan berapa banyak kandungan air di dalamnya. Dry food biasanya hanya mengandung sekitar 12 persen air. Jumlah ini masih jauh dari kebutuhan ideal karena anjing dan kucing diciptakan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki 70 persen kandungan air. Air yang cukup akan menjaga hewan peliharaan dari kemungkinan malfungsi organ.

Manfaat Premium Pet Dry Food

Makanan kering premium seperti Pro Plan memiliki sejumlah manfaat bila dibandingkan makanan kering yang berharga murah. Premium pet dry food dibuat dari bahan-bahan yang tidak sembarangan dan minim pengawet. Misalnya, untuk campuran daging ayam, makanan premium pet dry food hanya akan menggunakan daging di bagian dada. Bagian lain dari tubuh ayam yang mengandung lemak tidak akan dicampurkan menjadi bahan dry food untuk menghindari alergi pada hewan yang mengonsumsinya. Pengemasan premium pet dry food juga lebih memadai dan minim racun yang dapat menyerap ke dalam makanan.

NEW