Produk kosmetik yang dikenal secara luas di Indonesia dan seluruh dunia, Revlon bukanlah produk asing bagi publik dalam negeri. Produk kosmetik Revlon yang lengkap, mulai dari foundation hingga lipstick, hingga parfum, Revlon sudah merias wajah wanita Indonesia selama bertahun-tahun. Namun, tahukah Anda jika Revlon juga pernah menjadi bagian dari gerakan feminis di era 70-an? Temukan secara lengkap serba serbi mengenai Revlon melalui artikel berikut.

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga
SALE
Revlon Touch and Glow Loose Powder Rp 37.500 Rp 43.000 −12% Harga Termurah
Bandingkan Harga di 3 Toko
Revlon matte lip gloss 3d [harga 8 pcs] Rp 85.000 Harga Termurah
SALE
Revlon Enamel Nail Polish - Granite [14.7 mL] Rp 31.500 Rp 42.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorSilk Hair Color - Medium Golden Brown Rp 70.000 Rp 90.000 −22% Harga Termurah
SALE
Revlon Colorburst Matte Balm Lipstick - Stand Out Rp 81.750 Rp 109.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon SuperLustrous Matte Lipstick - Fabulous Fig Rp 48.750 Rp 75.000 −35% Harga Termurah
SALE
Revlon Valentine Nail Enamel [14.7 ml] Rp 44.000 Rp 55.000 −20% Harga Termurah
Revlon matte lipgloss c1826 per lusin Rp 125.000 Harga Termurah
SALE
Revlon SuperLustrous Matte Lipstick - Mauve It Over Rp 48.750 Rp 75.000 −35% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorSilk Hair Color - Light Golden Brown Rp 70.000 Rp 90.000 −22% Harga Termurah
SALE
Revlon Without Aplicator Eyebrow Pencil Rp 97.000 Rp 120.000 −19% Harga Termurah
SALE
Revlon Moon Drops Protective Day Base Pelembab Wajah [Teal] Rp 125.000 Rp 175.000 −28% Harga Termurah
SALE
Revlon Colorburst Balm Stain Lipstick - Cherish 015 Rp 70.850 Rp 109.000 −35% Harga Termurah
Revlon New Complexion Two Way Foundation - Tender Peach Rp 85.000 Harga Termurah
SALE
Revlon Colorburst Matte Balm Lipstick - Sultry Rp 81.750 Rp 109.000 −25% Harga Termurah
Revlon Colorsilk Pewarna Rambut - 35.Vibrant Red Rp 50.000 Harga Termurah
SALE
Revlon Charlie White EDP Parfum Wanita [100 mL] Rp 200.000 Rp 250.000 −20% Harga Termurah
SALE
Revlon Touch and Glow Powdery Foundation - Ocher Rp 75.000 Rp 100.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon Ultra HD Matte Lip Color - Embrace Rp 96.750 Rp 129.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorStay Eyeliner - Brown Rp 67.500 Rp 90.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon Valentine Nail Enamel [14.7 ml] Rp 31.500 Rp 42.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon Colorsilk Pewarna Rambut - 33. Dark Soft Brown Rp 70.000 Rp 90.000 −22% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorStay Ultimate Suede Lipstick - Couture 050 Rp 70.850 Rp 109.000 −35% Harga Termurah
SALE
Revlon Kohl Pencil Eyeliner - Black Rp 73.500 Rp 146.900 −49% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorStay Eyeliner - Jade Rp 95.000 Rp 150.000 −36% Harga Termurah
SALE
Revlon Ultra HD Matte Lip Color - Devotion Rp 96.750 Rp 129.000 −25% Harga Termurah
SALE
Revlon ColorStay Eyeliner - Gold Rp 95.000 Rp 150.000 −36% Harga Termurah
SALE
Revlon Nail Polish - 470 Amber Ablaze [14.7 mL] Rp 42.000 Rp 50.000 −16% Harga Termurah
SALE
Revlon Touch And Glow Powdery Foundation - Peach Rp 80.000 Rp 100.000 −20% Harga Termurah
SALE
Revlon Frankly Scarlet Nail Enamel [14.7 ml] Rp 42.000 Rp 55.000 −23% Harga Termurah

Kabar tentang Revlon

Kalau rambut metalik terlalu berlebihan untukmu, pakai saja lipstik terbaru Revlon!

Kalau rambut metalik terlalu berlebihan untukmu, pakai saja lipstik terbaru Revlon!


Wajah mulus tanpa belang walaupun aktif seharian? Foundation Revlon ini jawabannya!

Wajah mulus tanpa belang walaupun aktif seharian? Foundation Revlon ini jawabannya!


Sehari Mengenal Revlon Indonesia

Mengagumkan bagaimana berbagai produk yang kini dikenal luas publik diciptakan semasa perang berlangsung, seperti Birkenstock dan Nutella, Revlon pun memiliki sejarah yang tidak jauh berbeda. Diciptakan semasa Amerika sedang mengalami “Great Depression”, dimana negara sedang mengalami krisis yang parah dalam jangka waktu yang cukup lama, Revlon hadir di pasaran kosmetik dan kemudian mengubah industri kosmetik yang ada saat itu. Bagaimana Revlon diciptakan dan merevolusi pandangan publik terhadap kosmetik?

Revlon Pada Mulanya

Didirikan di tahun 1932 oleh kakak beradik, Charles dan Joseph Revson, Revlon pertama kali mengenalkan kepada wanita di Amerika suatu produk yang selama ini mereka kenal dengan baik, kuteks. Hanya saja, Revlon mengenalkan bahwa kuteks tidak hanya berwarna merah. Revlon membuat serangkaian produk kuteks yang berwarna-warni. Pendirinya, Charles dan Joseph Revson memang bekerja di sebuah pabrik kuteks sebelum Revlon diciptakan. Mungkin pria-pria ini menyadari betapa membosankannya wanita pada zaman itu, dituntut untuk berdiam di rumah dan menjadi ibu rumah tangga yang baik, dan juga hanya mengenal satu warna untuk memulas kuku: merah.

Terobosan warna warni untuk kuteks membawa Revlon jauh menembus pasaran kosmetik untuk wanita. Revlon pun menjadi fenomena sendiri di kalangan wanita. Jika Anda sedikit menngernyitkan kening ketika membaca nama Revlon, padahal nama pendirinya adalah Revson, Anda tidak salah. Kedua kakak beradik ini dibantu oleh seorang ahli kimia bernada Charles Lachman yang mengkontribusikan huruf L pada nama Revlon.

Revlon dan Perang Dunia

Berbicara mengenai produk kosmetik wanita tidak lepas dari bagaimana perusahaan pembuatnya mengiklankan produknya kepada konsumen. Tidak terkecuali dengan Revlon. Dengan terobosannya terhadap kuteks, Revlon sempat menarik perhatian majalah fashion terkemuka, Vogue yang meliput secara khusus produk kuteksnya.

Di tahun 1940, Revlon memperkenalkan rangkaian produk lengkap untuk merawat kuku dan kulit disekitarnya, atau yang lebih dikenal dengan produk manicure. Revlon membuat pandangan baru bahwa mempercantik kuku dan juga kulit di sekitarnya adalah bagian dari fashion, bukan saja bagian dari kecantikan. Tahun ini juga, Revlon menambahkan produk lipstik kedalam katalognya.

Namun, hal ini tidak ramai dibicarakan oleh publik saat itu. Revlon pada masa Perang Dunia II lebih ramai dibicarakan akan produk kesehatannya yang didedikasikan untuk tentara Amerika selama masa peperangan. Bahkan, Revlon sempat dianugrahi “The Army-Navy “E” Awards” atas dedikasinya terhadap negara melalui produk kesehatannya.

Revlon dan Industri Iklan

Selain ramai dibicarakan akan dedikasinya terhadap negara, Revlon pada masa 50-an pun menjadi fenomena yang menggebrak budaya populer. Pada era tersebut, fashion dan tren dunia kebanyakan berkiblat kepada model Eropa, sebut saja Brigitte Bardot dan Ingrid Bergman. Melalui campaign iklan bertema “Fire and Ice”, Revlon menampilkan kegemerlapan wanita Amerika melalui gaun dan juga kosmetiknya. Revlon menunjukkan bahwa kuteks dan lipstick yang sewarna terlihat sangat cantik dan seksi untuk wanita. Revlon kemudian dikenal luas di belahan dunia lainnya melintasi negara asalnya, Amerika. Brand ini pun mengubah kiblat tren fashion menjadi ke Amerika.

Revlon dan Gerakan Feminis

Meskipun iklan “Fire and Ice” Revlon dikenal luas pada masanya, baru sekitar tahun 1960-an Revlon berani untuk berekspansi ke luar negeri; memproduksi dan memasarkan produknya di benua lain, termasuk di Asia, mungkin juga Indonesia. Revlon pun mulai memperkenalkan produk foundation atau alas bedak yang mengandung esterogen yang dipercaya dapat membuat kulit menjadi lebih halus.

Sekitar tahun 1970-an, melalui produk parfumnya yang bernama Charlie, Revlon ikut menjadi bagian dari gerakan feminis di Amerika. Dengan parfumnya ini, Revlon mengubah pandangan bahwa parfum untuk wanita harus berbentuk feminin dengan aroma bunga. Charlie hadir dengan bentuk solid, hampir berbentuk kotak dengan aroma musky.

Di era ini juga, kebanyakan iklan untuk produk wanita didominasi dengan gambaran wanita yang biasanya diposisikan sebagai objek keindahan untuk kaum pria. Untuk pertama kalinya, Revlon menampilkan wanita memakai celana panjang dalam iklannya; hal yang tidak pernah ada dalam industri periklanan sebelumnya. Iklan Charlie lainnya menampilkan bagaimana seorang wanita ikut hangout dengan beberapa pria, tanpa menjadi objek perhatian diantara kerumunan pria. Yang paling ramai dibicarakan oleh publik adalah iklan Charlie yang menampilkan seorang model African-American, hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya di sejarah periklanan; selama ini iklan-iklan produk kecantikan, ataupun produk apapun pada umumnya didominasi oleh model berkulit putih. Revlon membuat progress untuk menghilangkan dikriminisi terhadap warna kulit melalui iklan serta produk Charlie.

Revlon Kini dan Nanti

Kini Revlon tidak hanya dikenal melalui produk yang membesarkan namanya, kuteks dan lipstick. Revlon telah menjelma menjadi perusahaan raksasa dengan rangkaian produk kosmetiknya yang lengkap. Wanita memang seperti dimanjakan dengan banyaknya varian produk kosmetik Revlon yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan mood harian. Jika mood Anda sedang berwarna, rangkaian lengkap kosmetik Revlon dengan seri ‘Fire and Ice’ ataupun seri ‘Cherries In The Snow’ akan membuat Anda tampil lebih cerah dengan warna-warna kontras. Jika Anda merasa lebih santai hari ini dan ingin menampilkannya melalui wajah Anda, rangkaian produk ‘Touch And Glow’ yang kebanyakan berwarna nude sesuai dengan kebutuhan Anda.

Memang, saat ini Revlon tidak hanya menjadi produk kosmetik semata. Revlon sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Managing Editor sebuah harian lokal di Illinois, News-Sun, ketika campaign iklan Revlon ‘Fire and Ice’ ramai dibicarakan, mengatakan bahwa sesungguhnya ia tidak mengenal baik produk Revlon. Namun iklan tersebut sangat menarik perhatiannya sehingga dia membeli produk Revlon.

Hal ini menunjukkan bagaimana Revlon tidak hanya menjual produk kosmetik, tetapi juga gaya hidup kepada wanita. Seperti yang juga diucapkan oleh pendirinya, Charles Revson. Di pabrik Revlon, kami membuat kosmetik. Namun, ketika sampai di gerai, produk kosmetik kami menjual harapan. Tentu saja harapan yang lebih baik untuk semua wanita.