Jam tangan Rolex memiliki data tahan dan desain nomor satu di antara high watches lainnya. Tapi mengapa orang-orang masih rela mengeluarkan banyak uang demi sebuah jam tangan? Simak ulasannya di sini

_
Atur berdasarkan: Popularitas Harga

Mengapa Orang Indonesia Masih Membeli Jam Tangan?

Penemuan jam pada abad ke 18 menjadi salah satu yang berpengaruh pada peradaban manusia. Pada masa lampau, fungsi utama jam tangan sebagai pengingat waktu sangat membantu orang-orang untuk mengatur durasi aktivitasnya. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, bentuk fisik jam juga turut berevolusi. Mulai dari berbentuk cakram yang disematkan para bangsawan di dalam saku pakaiannya, hingga kini berbentuk grafis dinamis pada layar LCD ponsel Anda.

Namun, ada satu esensi yang tidak tergerus zaman meski berbagai teknologi mengenai jam tidak henti dimutakhirkan. Masih banyak orang yang nyaman mengenakan jam di pergelangan tangan dengan ciri khas merek-merek tertentu. Hal ini menjadi unik karena bila kita tarik guna utama jam, seharusnya berbagai jam fisik yang melingkar di pergelangan tangan itu telah menemui ajalnya digantikan jam versi digital yang bisa kita akses dari smartphone, laptop, komputer atau bahkan layar televise pintar.

Lalu apa yang membuat orang-orang masih mau membeli dan mengenakan jam tangan hingga sekarang? Terlebih merek-merek jam tangan mahal selalu menelurkan koleksi baru pada setiap tahun untuk para kolektornya. Kami di iPrice Indonesia menganalisa enam hipotesa yang membuat jam tangan masih menjadi aksesoris utama dalam keseharian banyak orang. Apakah salah satu hipotesa ini ada pada diri Anda?

Jam Tangan Dapat Memikat

Meski kita telah berada di tahun 2017, industri jam tangan masih belum berhenti berputar. Industri ini merupakan sala satu industri terlama di dunia (barangkali bisa disandingkan dengan industri garmen tetap dibutuhkan orang). Banyak orang membeli dan mengenakan jam tangan karena mereka ingin memikat orang-orang di sekitarnya.

Jam Tangan Mencitrakan Karakter Pengguna

Ada banyak jenis jam tangan yang beredar di pasaran. Ada yang berdesain angka-angka konvesional pada dial berlempeng besi, ada pula yang berteknologi terkini seperti smartwatch yang berintegrasi dengan perangkat mobile. Tipe jam tangan yang dipakai menjadi simbol karakter penggunanya, apakah dia seorang bangsawan oldschool atau bagian dari kaum milenial. Nah posisi Anda ada dimana?

Jam Tangan Sebagai Muara Fantasi

Menilik jenisnya, jam tangan terdiri dari berbagai varian. Ada jam tangan yang dipakai untuk kegiatan olahraga seperti diving, racing atau hiking di ketinggian. Tapi pada kesehariannya, Anda juga dapat menemukan orang yang menggunakan jam tangan tipe di atas meski mereka tidak sedang berkegiatan sejenis. Orang-orang seperti ini biasanya mewujudkan fantasi mereka melalui koleksi jam tangan yang dipakai. Misalnya, Anda hobi dan sangat terobsesi dengan racing, maka jam tangan bertema racing adalah pilihan Anda.

Jam Tangan Sebagai Sarana Refreshing

Apakah Anda mengagumi jam tangan berdesain skeletonize yang menerawang sehingga seperangkat movement-nya dapat dilihat dengan jelas? Ada tipe orang yang menyenangi sebuah tipe jam tangan karena bentuk dan fitur-fitur pada jam itu menarik untuk sarana refreshing. Entah itu karena fitur stopwatch, glow-in-the-dark, movement yang transparan, atau kemampuan jam tangan menghadirkan permainan tilt game.

Jam Tangan Sebagai Perhiasan

Banyak produk dari merek jam tangan mewah menjadi buruan para kolektor setiap waktu. Jam tangan mewah biasanya diburu untuk dijadikan pemanis penampilan orang-orang borjuis. Menggunakan setelan jas atau dress dari desainer ternama saja masih belum cukup bila Anda tidak memadankannya dengan jam tangan yang berbahan emas 18 karat atau berhiaskan berlian safir paling langka di dunia. Anda sendiri dapat menemukan berbagai seri terbaru jam tangan mewah setiap tahun dalam ajang Baselworld di Jenewa. Ajang ini merupakan wadah berbagai merek jam tangan memamerkan

Jam Tangan Sebagai Investasi

Ada sejumlah orang yang membeli jam tangan untuk investasi di masa mendatang. Terkadang sebuah merek mengeluarkan edisi khusus dengan tujuan tertentu. Edisi khusus ini dibanderol dengan harga mahal dan dibuat dalam jumlah yang terbatas. Koleksi inilah yang diburu orang untuk “tabungan” masa depan. Nilai eksklusivitasnya menjadi daya jual yang tinggi.

Selera, Kegunaan dan Mengapa Memilih Rolex Indonesia?

Bila kita melihat silsilah “kerajaan” jam tangan atau yang biasa disebut dengan istilah horology, posisi Rolex sebagai watchmaker ada di kelas paling atas. Merek asal Swiss ini merupakan salah satu merek tradisional dari cerita perjalanan jam tangan. Selera menjadi faktor utama banyak orang menjatuhkan pilihan pada jam tangan ini. Desain Rolex berasal dari adaptasi gaya hidup necis sekaligus kuat.

Necis, jam tangan ini tidak ragu memadukan warna-warna “bangsawan” seperti emas, perak dan hitam solid yang dikelilingi presisi bodi terperinci. Berdasarkan laporan dari lembaga Reputation Institute Global Reptrak 100, Rolex diakui sebagai perusahaan jam tangan paling terkemuka di dunia.

Untuk durabilitas, jam tangan ini juga telah melampaui beragam situasi di dunia nyata. Tahukah Anda bahwa Edmund Hillary yang berhasil menjadi orang pertama mencapai puncak Everest di Gunung Himalaya mengenakan jam tangan Rolex sebagai penunjuk waktu dalam ekspedisi yang kala itu masih “impossible” karena medan dan cuaca yang belum bisa diakali. Rolex juga menjadi pilihan utama sebagai penunjuk waktu ketika digunakan dalam ekspedisi U.S Navy Lieutenant Don Walsh ke titik lalut terdalam di Palung Mariana.

Kekokohan Rolex menghadapi situasi ekstrim seperti Himalaya merupakan buah dari material terbaik yang digunakan untuk memproduksi jam tangan itu. Seluruh jam tangan Rolex menggunakan baja 904L yang tahan korosi. Baja ini merupakan jenis baja terbaik yang pernah ada di dunia. Nah, sekarang mengapa Anda tidak ingin memilih Rolex sebagai jam tangan pendukung aktvitas sehari-hari Anda?

NEW