Trend & Panduan

Koleksi Bola Terbaik untuk Meriahkan Piala Dunia

20 June 2018 | Aldo Fenalosa

Satu dari sederet kumpulan bola ini pasti pernah kamu gocek dan tendang.

Tidak ada salahnya mengalihkan perhatian pada bola yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pesta olahraga terbesar sejagat dunia. Siapa tahu kamu bosan dengan koleksi jersey atau syal Piala Dunia.

Seperti yang sudah kita tahu, bola-bola yang ada di setiap gelaran Piala Dunia selalu diproduksi oleh perusahaan olahraga ternama Jerman, yakni adidas. Pemandangan bola dengan cap strip tiga di permukaan kulitnya itu sendiri setidaknya akan berlangsung hingga Piala Dunia 2030 mendatang.

Kerjasama antara FIFA (selaku penyelenggara Piala Dunia) dan adidas telah berlangsung sejak tahun 1970. Kala itu, adidas menciptakan seri Telstar untuk mengakomodir kebutuhan bola selama helatan Piala Dunia yang berlangsung di Meksiko. Tahun ini, adidas kembali membangkitkan seri Telstar dengan pembaharuan teknologi demi mengakomodir kualitas maksimal sebuah pertandingan sepak bola.

Sejatinya, memang ada beberapa bola dengan kualitas mumpuni yang mampu mengakomodir kebutuhan tendang dan gocekmu. Apa saja itu?

adidas Telstar 18

Bukan sekadar kebetulan adidas “membangkitkan” kembali seri Telstar (yang kali ini dilabeli dengan nama adidas Telstar 18). Melalui seri ini, perusahaan olahraga asal Jerman itu ingin menyegarkan ingatan orang-orang akan momen pertama kalinya adidas bekerjasama dengan FIFA dalam menyukseskan Piala Dunia.

Pada adidas Telstar 18 yang baru, desain panel hitam yang oldskool dipermak dengan piksel grafis yang lebih modern. Bobotnya juga dibuat lebih ringan. Untuk kecakapan teknis, bola ini diklaim punya respons dan akurasi yang lebih baik. Selain itu, adidas Telstar 18 juga dapat bertahan dengan sempurna di bawah guyuran hujan deras karena fitur water absorption.

Sisi menarik lain dari bola ini ada pada fitur NFC chip yang memungkinkanmu untuk berinteraksi secara personal melalui peranti ponsel dan mengikuti sejumlah kompetisi bertema Piala Dunia secara online.

Tachikara Soft Kick

Pernahkah kamu merasa tidak nyaman dengan permukaan bola yang terlalu keras sehingga membuat kaki lebam kemerahan setiap kali menendangnya? Bola seperti itu tentu bukanlah sesuatu yang dianjurkan untuk digunakan anak-anak. Bisa-bisa kaki mereka lecet atau bahkan terkilir ketika memainkan bola yang keras.

Karenanya, perusahaan peralatan olahraga asal Jepang bernama Tachikara menciptakan sebuah bola berpermukaan lembut yang dapat meminimalisir lecet maupun cedera. Bola yang sangat sempurna untuk anak kecil. Malah, seri Tachikara Soft Kick ini juga bisa digunakan sebagai alat recovery mereka yang cedera kaki. Dan lagi, tak perlu khawatir segala sesuatu akan pecah dan hancur saat memainkan bola ini di dalam rumah.

Select Numero 10

Sebelum adidas mempopulerkan bola 32 panel, merek Select telah lebih dulu memproduksi bola dengan panel sebanyak itu. Bola Select, khususnya seri Select Numero 10 punya kelebihan pada durabilitas. Karena itu, bola ini bisa dimainkan di atas jenis lapangan apapun tanpa perlu takut rusak. Bola ini juga punya pantulan optimal, sehingga membuatmu dapat melatih olah bola lebih matang.

adidas Tango

adidas Tango adalah seri bola Piala Dunia yang paling ikonik sejauh ini. Mulai dari warna hitam putihnya, hingga motif triad yang menghasilkan 12 lingkaran. Pada masanya, bola ini dirangkai dari 20 panel kulit, meninggalkan desain 32 panel yang dirasa jadul. Visual adidas Tango sendiri hingga kini tidak pernah hilang dari ingatan banyak orang. Terlebih mereka yang waktu itu mengidolakan Diego Maradona. Sejumlah produsen bola kelas bawah malah kerap menjadikan desain adidas Tango sebagai acuan desain bola mereka.

adidas Brazuca

Bola yang diciptakan untuk Piala Dunia 2014 di Brazil ini hanya menggunakan enam panel. Pada segi desain, adidas mengadopsi bentuk pita penuh warna sebagai desainnya. Desain itu adalah perlambangan denyut dan kesenangan yang dihadirkan oleh sepak bola untuk negara-negara di Amerika Selatan.

Setelah banyak kritik atas bola adidas Jabulani yang dipakai pada helatan Piala Dunia sebelumnya, adidas mengklaim bahwa seri Brazuca adalah sebuah pemutakhiran paling nyata dari sebuah bola kaki.

Keunggulan Brazuca ada pada aspek kontrol dan kestabilan gerakan ketika ditendang. Malah, bola ini terlalu mengakomodir gaya dorong yang dikeluarkan dari sepakan kaki pemain sehingga menjadi mimpi buruk para penjaga gawang.

Nah, bola mana yang jadi favoritmu?

Komentar Pengguna