• Beranda   >
  • Trend   >
  • Insights   >
  • Situs Penyedia E-commerce, iPrice Group Tunjuk CEO Baru Seiring Perkembangan Tren Belanja Daring

Situs Penyedia E-commerce, iPrice Group Tunjuk CEO Baru Seiring Perkembangan Tren Belanja Daring

18 June 2020 | Tim Riset iPrice

KUALA LUMPUR, 18 Juni 2020 - iPrice Group, platform pencarian dan perbandingan produk terkemuka di Asia Tenggara, telah menunjuk Paul Brown-Kenyon sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru.

Sebelumnya, Paul menjabat sebagai President and Chief Operating Officer (COO) iPrice Group, dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di sektor teknologi di Asia, menghabiskan 13 tahun memimpin MEASAT Global Berhad (MEASAT Satellite Systems Sdn Bhd.), dan enam tahun mengenyam di perusahaan konsultan manajemen global, McKinsey & Company.

Keputusan ini datang saat industri e-commerce di Asia Tenggara mengalami pertumbuhan yang tak disangka dalam krisis pandemi global. Kondisi lockdown yang diberlakukan pemerintah di banyak negara menghasilkan datangnya arus pengguna baru terhadap platform e-commerce di kawasan ini.

Survei teranyar yang dilansir oleh penyedia solusi iklan digital, Criteo menyimpulkan lebih dari 50% konsumen di wilayah Asia-Pasifik memiliki rencana untuk lebih sering berbelanja online berkat efek dari pandemi yang tengah berlangsung.

iPrice Group, situs yang beroperasi di Asia Tenggara dan Hong Kong ini juga melihat adanya peningkatan trafik sebesar 60% selama 2 bulan terakhir.

Semakin banyaknya konsumen yang beralih ke belanja daring membuat banyak platform teknologi dan media untuk berekspansi ke haluan e-commerce. Hal ini membuka banyak peluang kerja sama bagi iPrice Group sebagai “penyedia layanan e-commerce" dengan berbagai perusahaan, seperti New Straits Times, IDN Times, VnExpress, Thairath, LINE, Visenze, Home Credit Indonesia, dan tengah dalam tahap menjajaki kemitraan lain.

Awal tahun ini, iPrice Group juga berhasil mengantongi pendanaan seri B sebanyak 10 juta USD yang dipimpin oleh ACA Investment, yang menjadikan total pendanaan mereka sebesar 20 juta USD.

“Seiring dengan pertumbuhan cepat dalam ukuran tim, jumlah klien dan kemitraan kami, perubahan pada manajemen sangat penting untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan,” kata David Chmelař, mantan CEO iPrice Group yang kini mengemban jabatan sebagai Executive Vice-Chairman.

“Dimulai dari situs pribadi, kini kami adalah penyedia konten untuk situs dan aplikasi dari banyak brand kenamaan di berbagai negara. Pengalaman Paul dalam membangun perusahaan teknologi di Asia sangat cocok dengan meningkatnya permintaan atas operasional yang unggul di iPrice. Kami yakin dalam peran baru ini, Paul akan membantu membawa iPrice ke liga teratas startup Asia Tenggara. "

Berbagi rencana peran barunya, Brown-Kenyon mengatakan, “ Fokus utama saya adalah membantu dalam skala organisasi untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang pesat dari konsumen, merchant, dan mitra kami yang semuanya mencari peluang di bisnis e-commerce dan juga untuk meningkatkan kultur kerja yang baik di iPrice menjadikan iPrice sebagai tempat yang prodktif untuk bekerja. ”

David, dengan peran barunya akan fokus lebih banyak waktu berurusan dengan hubungan eksternal sebagai perwakilan iPrice. "Mengingat bahwa hubungan dengan mitra dan merchant sangat penting untuk kesuksesan masa depan kami, di peran baru ini saya akan mencurahkan segala upaya untuk pengembangan bisnis dan hubungan kami dengan mitra," tambah Executive Vice-Chairman tersebut. “Merupakan tanggung jawab saya untuk bekerja dengan dewan perusahaan dan investor kami. Saya bersemangat untuk menghadapi segala tantangan yang akan datang dan merasa bahagia bisa terus mendedikasikan seluruh energi saya untuk iPrice. "

Sebagai pengumuman lebih lanjut, Heinrich M. Wendel, salah satu pendiri iPrice Group dan Chief Technology Officer (CTO) saat ini, menjabat peran tambahan sebagai Chief Product Officer (CPO) dengan fokus mengembangkan produk iPrice dan menetapkan arah teknologi perusahaan di jangka panjang.

Tentang iPrice Group

iPrice Group adalah situs meta-search yang beroperasi di 7 negara sekitar Asia Tenggara, yaitu; Malaysia, Singapore, Indonesia, Thailand, Philippines, Vietnam, dan Hong Kong.

Saat ini iPrice membandingkan dan memiliki katalog lebih dari 2.5 milyar dan memiliki 25 juta pengunjung dari berbagai regional. iPrice saat ini beroperasi dalam tiga lini bisnis: perbandingan harga untuk produk elektronik dan kecantikan; pencarian produk untuk fashion.

Komentar Pengguna