Trend & Panduan

[Perbandingan] Tren Belanja Online Fashion Muslim Pria dan Wanita Selama Bulan Ramadan

24 May 2019 | Aldo Fenalosa

Tokopedia dan iPrice menganalisis produk fashion muslim populer yang dibeli online saat Ramadan

Momen bulan Ramadan tidak hanya dimanfaatkan orang banyak untuk menunaikan ibadah fardhu seperti puasa dan sholat malam. Seiring semakin mudahnya aktivitas berbelanja di era digital, orang-orang turut memberi perhatian pada aspek penunjang ibadah Ramadan seperti pakaian muslim. Biasanya, ibadah akan lebih nyaman dengan pakaian muslim yang memadai. Karenanya, tidak mengherankan bila belanja pakaian muslim melalui platform e-commerce semakin meningkat kala periode Ramadan.

Tapi apa produk fashion muslim yang paling banyak dibeli? Lalu jenis penutup kepala, pakaian atasan muslim hingga sarung seperti apa yang menjadi favorit pembeli? Bekerjasama dengan Tokopedia, iPrice melakukan analisis untuk mengetahui seperti apa tren belanja produk fashion muslim di bulan Ramadan. Analisis ini menggunakan data transaksi dan perilaku lebih dari 200 ribu konsumen fashion muslim di platform Tokopedia selama periode dua minggu pertama Ramadan. Berikut rangkuman 14 temuan primer dari olahan data yang dianalisis iPrice.

Perbandingan Perilaku Belanja Pria vs Wanita Indonesia Selama Bulan Ramadan

1. Pria ternyata memerhatikan tampilan selama Ramadan.

Aktivitas belanja pria untuk produk-produk fashion muslim tumbuh hingga 4,6x di periode Ramadan dibanding periode sebelum Ramadan. Selain itu, pembeli pria tercatat memiliki kenaikan pertumbuhan aktivitas belanja yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaum wanita ketika periode Ramadan. Pertumbuhan aktivitas belanja para wanita selama Ramadan berada pada kisaran 2,4x.

2. Pria lebih banyak membeli peci dan sarung ketimbang pakaian lain ketika bulan Ramadan.

Meski pertumbuhan aktivitas belanja pria cukup tinggi, tapi fokus produk yang mereka beli tergolong sama. Dari persentase yang ada, peci (28%) dan sarung (25%) menjadi produk paling banyak dibeli pria selama bulan puasa. Selain itu, 17% pria juga membeli baju koko.

3. Baju koko menjadi atasan yang paling banyak dibeli (87%) pria.

Tidak banyak jenis produk atasan yang menarik perhatian para pria. Kebanyakan pria memilih baju koko sebagai atasan untuk berpenampilan selama Ramadan. Sebanyak 13% lainnya memilih produk gamis sebagai atasan.

4. Penjualan mukena katun meningkat hingga 3,6x dan menjadi yang terlaris di kalangan wanita selama bulan Ramadan.

Meningkatnya penjualan mukena katun mengindikasikan bahwa wanita sangat memperhatikan perangkat ibadah di bulan Ramadan. Mukena katun juga menjadi produk yang paling laris dibeli wanita selama bulan puasa. Dari porsi 100 persen penjualan produk fashion muslim wanita, mukena katun mengambil 17% penjualan. Produk terlaris berikutnya adalah kaftan (11%) dan gamis polos (8%) di tempat kedua dan ketiga.

5. Penjualan produk kaftan selama bulan Ramadan tumbuh hingga 7x lipat dari periode sebelum Ramadan.

Pakaian longgar seperti kaftan menjadi populer di kalangan wanita selama bulan Ramadan. Selain bisa dikenakan ketika berpergian ke tempat ibadah, kaftan juga bisa dimaksimalkan sebagai pakaian harian penutup aurat. Tidak heran bila pertumbuhan penjualan kaftan meningkat hingga 7x lipat untuk fashion muslim wanita dalam periode bulan puasa.

6. Produk gamis paling banyak dibeli (62%) oleh para wanita selama bulan Ramadan, mengalahkan kaftan (22%), abaya (9%), dan tunik (7%).

Meski kaftan punya pertumbuhan penjualan yang cukup tinggi, tapi nyatanya para wanita masih menjadikan gamis sebagai atasan yang paling banyak dibeli. Ada 62% wanita yang mencari atasan menjatuhkan pilihan pada gamis ketimbang kaftan, abaya, ataupun tunik.

7. Persentase belanja fashion muslim di Tokopedia masih didominasi wanita (61,4%) ketimbang pria (38,6%) selama bulan Ramadan.

Secara keseluruhan, kaum wanita lebih banyak melakukan aktivitas belanja saat bulan puasa dibandingkan dengan pria. Namun seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, pembeli pria tercatat memiliki kenaikan pertumbuhan aktivitas belanja yang lebih tinggi dibandingkan dengan kaum wanita selama periode Ramadan. Di samping itu, pembelian produk fashion muslim secara keseluruhan juga meningkat 3x lipat selama Ramadan.

Penutup Kepala yang Menjadi Penting di Bulan Ramadan

1. Peci paling digemari pria sebagai tutup kepala dalam tampilan islami.

Tidak banyak produk penutup kepala yang ditawarkan untuk pria. Tapi jika membandingkan antara produk peci dan sorban, peci adalah pilihan mayoritas pria dengan angka 86%. Sebanyak 14% pria juga membeli sorban untuk melengkapi penampilan selama bulan ramadan.

2. Semakin banyak produk penutup kepala untuk wanita muslim yang dijual di internet.

Jika pria hanya tertarik pada dua jenis produk penutup kepala, tidak begitu dengan wanita. Ada empat produk penutup kepala yang jamak dibeli wanita dalam bulan Ramadan, yakni hijab instan, hijab segi empat, khimar, hingga pashmina.

3. Hijab instan menjadi produk penutup kepala paling laris dibeli wanita.

Para wanita lebih banyak membeli hijab instan (42%) ketimbang hijab segi empat (28,3%), khimar (21,4%), ataupun pashmina (8,3%).

4. Penutup kepala bermotif polos lebih banyak dibeli selama bulan Ramadan.

Para pria menyenangi motif penutup kepala berwana polos ketimbang bermotif. Peci maupun sorban yang bermotif polos lebih disukai 94% pembeli dibandingkan dengan motif semarak yang hanya berkisar pada 6% pembeli. Sedangkan 90% kaum wanita juga menjatuhkan pilihan pada tutup kepala bermotif polos jika dibandingkan dengan motif semarak yang hanya diminati 10% wanita.

Kompetisi Antar Merek Sarung Selama Bulan Ramadan

1. Jabar dan DKI Jakarta menjadi dua provinsi teratas yang paling banyak membeli sarung.

Orang di Jawa (khususnya Jabar dan Jakarta) ternyata lebih doyan beli sarung dibanding orang di pulau lain selama bulan Ramadan. Sebanyak 29% pembeli sarung berasal dari Jabar dan 28% dari area Jakarta.

2. Wadimor adalah sarung yang paling laris.

Ada empat merek sarung yang jadi favorit pembeli di Tokopedia. Tapi di antara 4 sarung itu, sarung merek Wadimor (57,6%) paling laris dibeli saat bulan ramadan, diikuti oleh sarung merek Gajah Duduk (21,7%), Atlas (20,4%), dan Gajah Unggul (0,3%).

3. Pengguna sarung gemar dengan warna hitam.

Sebanyak 87,3% sarung yang dibeli berwarna hitam. Warna lain yang jadi favorit pengguna sarung yaitu merah (7,31%), hijau (3,48%), cokelat (1,28%), dan kuning (0,41%).

***

Metodoloogi: iPrice menganalisis data transaksi dan perilaku lebih dari 200 ribu konsumen fashion muslim di platform Tokopedia selama periode 2 minggu pertama Ramadan.

Komentar Pengguna