93% Orang Indonesia Menggunakan Smartphone untuk Berbelanja Online

Vivin Dian Devita

Ramadhan sebagai hari besar bagi umat Muslim selalu memberikan insight menarik bagi para pelaku bisnis. Pergantian pola hidup selama ramadhan berdampak juga pada daya dan habit berbelanja orang Indonesia. Sejak pandemi tahun lalu, berbelanja online dijadikan solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari membeli bahan makanan hingga baju lebaran.

Namun demikian pada Ramadhan 2021 ini masyarakat Indonesia mulai terbiasa dengan perayaan ramadhan di saat pandemi mengingat tahun sebelumnya juga pada kondisi yang sama. Dalam riset Ramadhan sebelumnya iPrice bersama Jakpat melakukan survey untuk mengetahui habit berbelanja online orang Indonesia pada saat pandemi dan menjelang lebaran. Insight menariknya 45% responden menghabiskan sekitar Rp 500-1.999.999 untuk membeli kebutuhan lebaran di tahun kemarin.

Tahun ini menggunakan data internal iPrice melalui Google Analytics, iPrice merangkum beberapa tren mengenai berbelanja online di negara dengan mayoritas penduduk Muslim di Asia Tenggara. Kami merangkum insight ini menjadi satu report komprehensif mengenai tren berbelanja pada saat awal ramadhan di Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Produk dalam Kategori Fashion Masih Mendominasi Minat Belanja Konsumen Online di Indonesia

Pada tahun ini produk dalam kategori fashion menduduki peringkat pertama dengan total minat belinya meningkat hingga lebih dari 8000% untuk kaftan dalam periode 2 minggu pertama di bulan Ramadhan. iPrice membandingkan impression pada Google Analytics di periode 2 minggu awal Ramadhan pada tahun 2021 dan 2020. 3 dari 5 top produk yang paling meningkat minat belinya berada dalam kategori fashion yaitu gamis pada posisi ketiga meningkat hingga 2800% dan Sarung pada posisi keempat 1800%.

Lebaran identik dengan perayaan keagamaan dikemas dalam tradisi. Di Indonesia, kue kering dan minuman manis menjadi primadona yang akan selalu dicari pada saat menjelang lebaran. Data membuktikan, pada peringkat kedua ada toples makanan yang minat belinya meningkat hingga 3500% lalu produk kue kering pada posisi ke-6 meningkat hingga 1600%. Diikuti oleh sirup pada posisi ke-8 dengan peningkatan hingga 1000% dan kurma pada posisi terakhir dengan total peningkatan hingga hampir 800%.

Berbeda dengan Indonesia, di Malaysia dan Singapore parfume menduduki peringkat atas yang minat belinya meningkat pada bulan Ramadhan. Parfume menduduki peringkat kedua di Malaysia dengan total peningkatan hingga 6100%. Parfum menduduki peringkat pertama di Singapore dengan peningkatan persentase hingga 6000%.

Di Malaysia, 5 produk dengan peningkatan minat beli tertinggi yaitu kategori skincare, parfum, oven, baju melayu dan sofa. Sedangkan di Singapura 5 kategori produknya adalah parfum, suplemen, kompor induksi, baju kurta dan kopi.


Lonjakan Waktu Berbelanja Pada saat Sahur di Indonesia

Selama bulan Ramadhan, kegiatan khas yang dilakukan oleh umat Muslim adalah bangun pada dini hari untuk sahur. Meski begitu, kegiatan sahur ini juga dimanfaatkan bagi orang Indonesia untuk berbelanja online.

iPrice menemukan lonjakan trafik di Indonesia secara signifikan terjadi pada pukul 2-5 pagi. Orang Indonesia secara aktif mengakses internet dan berbelanja online pada saat waktu sahur. Sementara di Malaysia dan Singapura tidak menunjukan ada lonjakan yang signifikan pada jam yang sama. Pada riset Janio, insight Ramadhan 2020 dan 2019 mengenai waktu berbelanja online saat Ramadhan juga ditemukan lonjakan trafik online di Indonesia pada pukul 4-5 pagi di Indonesia. Bisa disimpulkan berbelanja online ketika sahur merupakan seasonal habit di Indonesia.

Data juga menunjukkan di Singapura setelah lunch break yaitu pukul 14-16 terjadi peningkatan trafik online tertinggi dibanding waktu lainnya. Semenatara di Malaysia trafik tertingginya terjadi pada jam 13-14 waktu setempat.

Mayoritas Orang Indonesia Berbelanja Online Menggunakan Smartphone

Data dari menyebutkan lebih dari setengah populasi orang Indonesia (56.2%) pada 2018 menggunakan smartphone dan akan terus tumbuh. Prediksinya pada tahun 2025 nanti akan mencapai hampir 90% dari total populasi di Indonesia.

Dalam riset kali ini iPrice menemukan mayoritas di Indonesia, Malaysia dan Singapura berbelanja online melalui smartphone, total persentasenya sebanyak 93%, 68% dan 55% pada 2021 untuk masing-masing negara.

Singapura dan Malaysia juga memiliki jumlah trafik yang lumayan tinggi dari desktop. Data menunjukkan sebanyak 31% orang di Malaysia berbelanja online menggunakan laptop mereka sedangkan di Singapura memegang peringkat tertinggi yaitu sebanyak 43% dari total transaksi online menggunakan laptop.

Belanja online menggunakan laptop memiliki persentase yang kecil di Indonesia, sejak 2020 lalu hanya 6% dari total transaksi online yang terjadi. Hal ini bisa didukung karena sebanyak. Laptop merupakan perangkat yang awam digunakan hanya bagi mahasiswa atau orang yang bekerja di indonesia.



Metodologi: Data yang ditampilkan dalam daftar ini diperoleh dengan menggabungkan miliaran halaman produk dari ratusan merchant online melalui iPrice Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Data peningkatan penelusuran dianalisis dengan membandingkan tayangan selama periode Ramadhan tahun ini (12 - 26 April 2021) dengan periode Ramadhan tahun lalu (23 April - 7 Mei 2020). Waktu puncak belanja online selama Ramadhan 2021 di SG, ID, dan MY didapatkan dari sesi kunjungan per jam di platform iPrice selama dua minggu pertama periode Ramadhan 12 - 26 April 2021.

Tentang iPrice Group

iPrice Group adalah situs meta-search yang beroperasi di 7 negara sekitar Asia Tenggara, yaitu; Malaysia, Singapore, Indonesia, Thailand, Philippines, Vietnam, dan Hong Kong.

Saat ini iPrice membandingkan dan memiliki katalog lebih dari 5 milyar dan memiliki 25 juta pengunjung dari berbagai regional. iPrice saat ini beroperasi dalam tiga lini bisnis: perbandingan harga untuk produk elektronik dan kecantikan; pencarian produk untuk fashion.

Artikel ini ditulis oleh Vivin Dea Devita untuk informasi lebih lanjut silahkan kontak Dea di vivin.dian@ipricegroup.com

Komentar Pengguna