Trend & Panduan

Insights

Teknologi

Produk Terbaik

iPrice Deals

Fashion & Kecantikan

Gaya Hidup

Keluarga & Anak

Produk

Kupon

Trend & Panduan

FYI: Bagaimana Cara Memilih Sofa Terbaik untuk Para Pet Lover

10 October 2017 | Aldo Fenalosa

Rasa-rasanya akan percuma punya sofa bagus tapi tidak bisa dipakai lama karena ulah si kaki empat kesayangan.

Ada dua masalah utama yang cenderung dihadapi para pemilik hewan peliharaan di rumahnya. Pertama yakni masalah bulu peliharaan yang rontok. Kedua, yaitu masalah bekas cakaran ataupun gigitan pada benda-benda keras di rumah. Dan sofa adalah salah satu benda yang paling sering jadi korban akibat dua masalah itu. Iya, nggak?

Godaan busanya yang empuk begitu sulit diabaikan oleh siapa saja yang ingin leyeh-leyeh. Entah itu Anda sendiri, anjing Anda, maupun kucing Anda. Tapi kadang, hewan peliharaan kita tanpa sadar acap menyisakan bulu-bulu rontok di atas sofa hingga menempel sana-sini.

Sama seperti kita, sofa merupakan furnitur favorit bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing saat berada di rumah

Tempelan bulu itu tak ayal mengurangi kenyamanan siapa saja yang menduduki sofa kita. Akan lebih merepotkan ketika ada kerabat yang alergi bulu hewan bertamu ke rumah. Bisa-bisa silaturahmi yang ingin dijalin tidak berlangsung maksimal.

Permukaan sofa yang bertekstur kesat juga memikat perhatian si kaki empat kesayangan, khususnya kucing. Bukan rahasia lagi bila kucing doyan mengosok-gosokan tubuhnya pada permukaan sofa. Tak jarang pula furnitur berbanderol yang tidak murah ini jadi sasaran cakaran si kucing. Alibinya, dia hanya ingin “mani pedi” agar kuku jarinya tetap terawat baik.

Akan terasa percuma bila ruang tengah di rumah berhias sofa mahal yang tertempel banyak rontokan bulu dan tergores-gores. Estetikanya hilang seketika. Namun semua itu bisa diantisipasi bila kita tahu sofa seperti apa yang cocok untuk rumah pemilik hewan peliharaan. Apa saja yang harus diketahui?

Hindari Sofa Polos Tanpa Motif dan Berbahan Rajut Terbuka

Bahan rajut terbuka (atau yang disebut juga dengan istilah open weave) terdiri dari linen, katun dan silka. Sofa yang dibuat dari dari bahan ini cenderung sulit dibersihkan karena rontokan bulu hewan peliharaan dapat mudah masuk ke sela pori-pori permukaannya. Bahkan ketika menggunakan vacuum cleaner sekalipun. Karenanya, utamakan bahan seperti kulit, suede atau upholstery. Bahan-bahan tersebut dapat meminimalisir terjebaknya bulu di sofa. Motif, desain dan lekukan yang dinamis juga bisa jadi salah satu “senjata” untuk mengakali sofa agar senantiasa terlihat bersih.

Cermati Kaki Sofa yang Akan Dipilih

Kaki sofa merupakan bagian yang paling krusial dicermati bila Anda adalah seorang pet lover yang memiliki peliharaan di rumah. Ada banyak varian material yang digunakan untuk membuat kaki sofa. Demi kemaslahatan bersama, sebaiknya Anda memilih kaki sofa yang terbuat dari besi alih-alih kayu atau plastik. Pertimbangkan pula untuk memilih kaki yang pendek dan bersatu dengan badan sofa sehingga meminimalisir interaksi dengan hewan kesayangan Anda.

Jangan Segan Mengoreksi si Kaki Empat

Terakhir, jangan segan untuk mengoreksi hewan kesayangan ketika dia ingin mencakar-cakar atau melakukan hal negatif lain pada sofa Anda. Koreksi yang semestinya akan memberikan pemahaman bahwa yang dilakukannya itu tidak semestinya. Jangan terlalu tidak tegaan, ya!

Komentar Pengguna