Trend & Panduan

Tik Tok, ‘Aplikasi Goblok’ Paling Viral di Dunia

18 June 2018 | Theresia Clara

Dari Cina hingga internasional, Douyin alias Tik Tok telah menjadi aplikasi iPhone yang paling banyak di-download di dunia.

Masih ingat Dubsmash? Aplikasi video klip singkat tersebut sempat viral beberapa tahun lalu. Sekarang, ada sebuah aplikasi asal Cina mirip Dubsmash yang sedang viral di seluruh dunia, yaitu Tik Tok! Aplikasi ini diciptakan oleh ByteDance, salah satu startup terpopuler yang berharga US$30 miliar. Sebelum meluncurkan Tik Tok secara internasional, ByteDance terlebih dulu meluncurkan Douyin di Cina pada September 2016. Saking viralnya, Douyin telah menjadi saingat berat WeChat!

Pada kuartal pertama tahun ini, Tik Tok telah menjadi aplikasi iPhone paling viral dan paling banyak di-download, yaitu sebanyak 45,8 juta kali. Jumlah ini jauh melampaui YouTube, WhatsApp, Instagram, Facebook dan WeChat! Hingga 12 Juni lalu, ada 150 juta orang yang aktif memakai Tik Tok. Sebenarnya, apa itu Tik Tok?

Di Indonesia, aplikasi ini sempat menjadi viral berkat sebuah posting-an Instagram dari akun Admin Igtaiment. Si pemilik akun menge-post cuplikan video singkat dimana ia mengetik ‘aplikasi goblok’ di Google Play. Tanpa disangka, hasil pencarian yang keluar adalah Tik Tok! Tik Tok sendiri adalah aplikasi video singkat dimana kamu bisa merekam aneka video dengan durasi 15 detik.

Foto: Intisari

Foto: Yicai Global

Banyak orang suka memakai Tik Tok untuk merekam video jahil, humoris, makanan, bayi, tips hingga tarian. Tik Tok juga memungkinkanmu meng-edit secara mudah, memasukkan lagu favorit sebagai background music serta menge-post video tersebut kepada target audience tertentu. Yang membedakan Tik Tok dengan aplikasi video lainnya adalah ketidakhadiran tombol “play” atau “pause” sehingga video akan bermain secara otomatis.

Tik Tok juga sangat praktis digunakan, kamu bisa scroll layaknya memakai Instagram, hanya saja semuanya berisi video. Gudang musik pada aplikasi ini juga sangat luas, plus tersedia aneka filter/beautification.

Foto: Jateng Live Event

Karena setiap video hanya berdurasi 15 detik, Tik Tok menjadi aplikasi yang sering digunakan untuk melewatkan waktu, saat jam makan siang, naik kendaraan umum hingga sebelum tidur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Jiguang Data, rata-rata satu orang menghabiskan 20,5 menit per hari memakai Tik Tok. Dengan kata lain, satu orang bisa nonton 82 video per hari! Ck, ck, ck!

Kesukesan ‘aplikasi goblok’ ini juga berkat strategi marketing yang cemerlang. Tik Tok senantiasa mengundang social media influencers untuk berpartisipasi dalam kontes video mereka dan mengajak para follower untuk menge-post video bertema serupa. Saking viralnya aplikasi ini, banyak brand terkemuka seperti adidas, Xiaomi dan Airbnb rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memasang iklan. Bahkan, brand mewah papan atas seperti Audi dan Michael Kors pun melakukannya!

Selain menjadi sumber hiburan, Tik Tok juga memiliki beberapa manfaat bagi para pengguna seperti meningkatkan popularitas, sebagai sumber pengetahuan (terutama di dunia kuliner), meningkatkan kreativitas, berinteraksi dengan follower hingga berjualan online.

Di sisi lain, kepopulertan Tik Tok juga mengundang kritikan mengenai konten video yang di-upload. Misalnya saja, video paling viral adalah yang bertema kejahilan. Ada berbagai macam aksi nekat yang rela dilakukan demi menjadi ‘artis dadakan’ di Tik Tok seperti melepas celana di depan umum untuk mengambil dompet. Waduuuh!

Nah, siapa yang sudah mencoba aplikasi ini? Bagaimana pengalamanmu memakai Tik Tok? Jangan ragu tinggalkan komen di bawah!

Komentar Pengguna