Naik
16 produk ditemukan
Kunjungi Toko
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Black at 50000.00 IDR from Blibli
-41%
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Black
Rp 50.000 Rp 85.000
Blibli
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Black merupakan ring stand holder yang dapat digunakan sebagai penyangga smartphone Anda untuk bisa dalam posisi landscape dan standing, serta mencegah smartphone jatuh dari genggaman Anda ketika beraktifitas. Holder ini juga dapat digantung pada hook yang menempel di dinding atau mobil. Dapat diaplikasikan untuk berbagai tipe smartphone (iPhone, Samsung, Xiaomi, LG, Sony).
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Google Cardboard VR Premium Edition - Blue at 178000.00 IDR from Unomax
unomax Google Cardboard VR Premium Edition - Blue
Rp 178.000
Unomax
Perbedaan Google Cardboard VR Premium Edition dengan yang Value Edition terdapat di: 1. Lensa Value: Standard lens Premium: Lebih jernih dan lebih tahan baret 2. Cardboard Value: Standard Premium: Lebih kuat dan lebih presisi, terdapat berbagai warna 3. Printing Value: Packaging standard, tanpa 3D token Premium: Packaging dengan instruksi lengkap, ada 3D token (lihat gambar) 4. Headband Value: Tanpa headband, Premium: Dengan headband bawaan 5. Stiker oil-repellent (di dahi) Value: Tanpa oil-free sticker Premium: Sudah terdapat oil-free sticker bawaaan Apa Itu Google Cardboard? Google Cardboard adalah alat yang memberikan pengalaman Virtual Reality, terdiri dari: Pre-cut High Quality Cardboard, 2 pasang Biconvex optical lens Neodymium magnet dan Ceramic Disc magnet Velcro Rubber band. Dengan bantuan smartphone yang mendukung, aplikasi stereoscopic, dan dibantu lensa khusus, membuat semua orang dapat mencoba pengalaman 3D Experience Virtual Reality. Google Cardboard merupakan penemuan Google yang diumumkan pada saat acara Google I/O di California, 2014 lalu. Apa Fungsi Dari Google Cardboard? Google Cardboard merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Namun banyak orang bertanya, apa saja kegunaan dari Google Cardboard? Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Contoh fungsinya antara lain: 1. Bermain game seakan-akan kita berada di dalam 2. Menonton video 3D seperti di bioskop 3. menonton video 360° 4. Keliling dunia dengan Google Earth Kelebihannya, apabila Anda menggerakkan kepala Anda ke kiri atau ke kanan, maka Anda juga bisa melihat kondisi sekitar dari aplikasi/permainan tersebut seperti nyata! Demo Google Cardboard: Bagaimana Cara Kerja Google Cardboard? Dengan cara menaruh smartphone di jarak yang pas dan bantuan lensa, lalu menggunakan aplikasi yang kompatibel, lensa akan memberi efek 3D ketika di arahkan di mata anda. Anda bahkan bisa memutar/menggerakkan kepala anda untuk melihat sekitar, dengan bantuan Gyroscopic sensor di smartphone anda. Sebagai contoh, Street view from Google. Seperti gambar diatas, anda dapat melihat ke sekitar dengan cara menggerakkan kepala anda, dan seakan-akan anda seperti disana. Tidak hanya street view, namun Anda juga bisa menonton film atau bermain game dengan cara yang baru. Hal mengagumkan lainnya adalah magnet kecil disamping. Apa gunanya? Guna magnet tersebut bukanlah untuk menahan cardboard atau smartphone anda, melainkan, itu adalah sebuah trigger! sebuah tombol! Karena anda tidak bisa menyentuh layar anda, maka magnet tersebut berguna untuk memilih atau menyentuh layar secara tidak langsung, terimakasih kepada magnetometer sensor di smartphone kita. Cuplikan berita dari Kompas.com Tanpa sentuhan Sebelum memasang smartphone , pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi. Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone , dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna. Pilihan yang terseleksi di menu akan di- highlight , kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. oik yusuf/ kompas.com Tombol magnet di sisi kiri Google Cardboard digunakan untuk memilih menu Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak". Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone . Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus. Untuk menjalankan fungsi “ back ” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal). Tiga dimensi Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone . Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata. Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa. Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah. oik yusuf/ kompas.com Aplikasi Cardboard menyajikan dua tampilan pada area yang berbeda pada layar smartphone. Dua tampilan ini diproyeksikan masing-masing untuk mata kiri dan kanan Tampilan museum Versailles dalam salah satu demo di aplikasi Cardboard akan mengikuti pandangan arah pengguna. Begitu pula jalanan Paris pada demo bertajuk Street Vue dan kontur-kontor bumi pada demo Google Earth. Google memang menyediakan beberapa demo VR di aplikasi Cardboard yang tiap-tiapnya dirancang untuk skenario berbeda. Selain sejumlah demo yang disebut di atas, ada pula demo Photo Sphere, YouTube, dan animasi 3D bernama Windy Day. Mereka seakan menunjukkan bahwa visualisasi 3D Cardboard bisa dipakai untuk berbagai keperluan, tak hanya game . Sensasi 3D yang dihasilkan membuat semua demo itu seolah tampak benar-benar di depan mata. Sangat mirip dengan efek yang dihasilkan headset VR Oculus Rift, yang juga pernah dicoba KompasTekno tahun lalu. Kisaran harga keseluruhan Google Cardboard diperkirakan antara 20 dollar AS dan 40 dollar AS (antara Rp 230.000 dan Rp 460.000). Di Amerika Serikat bahkan sudah ada beberapa pihak ketiga yang menjual Cardboard utuh dengan banderol sekitar 25 dollar AS.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Rear Camera Metal Ring Black Lens Protector for iPhone 6 at 40000.00 IDR from Blibli
-20%
Unomax Rear Camera Metal Ring Black Lens Protector for iPhone 6
Rp 40.000 Rp 50.000
Blibli
Unomax Rear Camera Metal Ring Black Lens Protector for iPhone 6 merupakan rear camera lens protector protective metal ring Apple melindungi kamera iPhone Anda dari bahaya goresan maupun benturan. Ring yang indah memberi perlindungan serta gaya fashion yang menarik. Rear camera lens protector protective metal ring Apple iPhone dirancang untuk memenuhi sekitar lensa tanpa mengganggu performance dari kamera iPhone Anda. Dengan pilihan warna yang menarik sehingga cocok untuk melengkapi kebutuhan Anda sesuai dengan warna dari iPhone yang Anda gunakan.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Google VR Premium Blue Cardboard Kacamata 3D at 178000.00 IDR from Blibli
-11%
Unomax Google VR Premium Blue Cardboard Kacamata 3D
Rp 178.000 Rp 200.000
Blibli
Google VR Premium Blue Cardboard Kacamata 3D merupakan merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Dengan Google Cardboard Anda dapat bermain game seakan-akan kita berada di dalam, menonton video 3D seperti di bioskop, menonton video 360°, dan keliling dunia dengan Google Earth.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Gruu Google Cardboard VR Plastic Premium Edition - Black at 320000.00 IDR from Unomax
unomax Gruu Google Cardboard VR Plastic Premium Edition - Black
Rp 320.000
Unomax
*Gruu VR dapat digunakan untuk Smart Phone dengan ukuran 4.0" - 6.0" Bahan hard-plastic yang kuat Lensa Aspherical, tanpa distorsi Lensa yang bisa diatur, fokus untuk smartphone dari 3.5 – 6.0 inch Mendukung sampai 6 inch (kebanyakan hanya sampai 5.5 inch) Magnet slider, navigasi terpenting saat menjalani aplikasi Dapat memasukkan headset Dapat menggunakan kacamata Headband yang sangat nyaman Busa yang membuat nyaman digunakan Instruksi lengkap berbahasa inggris Perbedaan Google Cardboard VR Premium Edition dengan yang Value Edition terdapat di: 1. Lensa Value: Standard lens Premium: Lebih jernih dan lebih tahan baret Gruu VR: Lensa Aspherical, tanpa distorsi 2. Cardboard Value: Standard Premium: Lebih kuat dan lebih presisi, terdapat berbagai warna Gruu VR: Bahan hard-plastic yang kuat 3. Headband Value: Tanpa headband, Premium: Dengan headband bawaan Gruu VR: Headband yang sangat nyaman + busa yang membuat nyaman digunakan 4. Stiker oil-repellent (di dahi) Value: Tanpa oil-free sticker Premium: Sudah terdapat oil-free sticker bawaaan Gruu VR: Bahan Plastic keras sangat mudah dibersihkan Apa Itu Google Cardboard? Google Cardboard adalah alat yang memberikan pengalaman Virtual Reality, terdiri dari: Pre-cut High Quality Cardboard, 2 pasang Biconvex optical lens Neodymium magnet dan Ceramic Disc magnet Velcro Rubber band. Dengan bantuan smartphone yang mendukung, aplikasi stereoscopic, dan dibantu lensa khusus, membuat semua orang dapat mencoba pengalaman 3D Experience Virtual Reality. Google Cardboard merupakan penemuan Google yang diumumkan pada saat acara Google I/O di California, 2014 lalu. Apa Fungsi Dari Google Cardboard? Google Cardboard merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Namun banyak orang bertanya, apa saja kegunaan dari Google Cardboard? Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Contoh fungsinya antara lain: 1. Bermain game seakan-akan kita berada di dalam 2. Menonton video 3D seperti di bioskop 3. menonton video 360° 4. Keliling dunia dengan Google Earth Kelebihannya, apabila Anda menggerakkan kepala Anda ke kiri atau ke kanan, maka Anda juga bisa melihat kondisi sekitar dari aplikasi/permainan tersebut seperti nyata! Demo Google Cardboard: Bagaimana Cara Kerja Google Cardboard? Dengan cara menaruh smartphone di jarak yang pas dan bantuan lensa, lalu menggunakan aplikasi yang kompatibel, lensa akan memberi efek 3D ketika di arahkan di mata anda. Anda bahkan bisa memutar/menggerakkan kepala anda untuk melihat sekitar, dengan bantuan Gyroscopic sensor di smartphone anda. Sebagai contoh, Street view from Google. Seperti gambar diatas, anda dapat melihat ke sekitar dengan cara menggerakkan kepala anda, dan seakan-akan anda seperti disana. Tidak hanya street view, namun Anda juga bisa menonton film atau bermain game dengan cara yang baru. Hal mengagumkan lainnya adalah magnet kecil disamping. Apa gunanya? Guna magnet tersebut bukanlah untuk menahan cardboard atau smartphone anda, melainkan, itu adalah sebuah trigger! sebuah tombol! Karena anda tidak bisa menyentuh layar anda, maka magnet tersebut berguna untuk memilih atau menyentuh layar secara tidak langsung, terimakasih kepada magnetometer sensor di smartphone kita. Cuplikan berita dari Kompas.com Tanpa sentuhan Sebelum memasang smartphone , pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi. Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone , dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna. Pilihan yang terseleksi di menu akan di- highlight , kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. oik yusuf/ kompas.com Tombol magnet di sisi kiri Google Cardboard digunakan untuk memilih menu Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak". Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone . Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus. Untuk menjalankan fungsi “ back ” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal). Tiga dimensi Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone . Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata. Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa. Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah. oik yusuf/ kompas.com Aplikasi Cardboard menyajikan dua tampilan pada area yang berbeda pada layar smartphone. Dua tampilan ini diproyeksikan masing-masing untuk mata kiri dan kanan Tampilan museum Versailles dalam salah satu demo di aplikasi Cardboard akan mengikuti pandangan arah pengguna. Begitu pula jalanan Paris pada demo bertajuk Street Vue dan kontur-kontor bumi pada demo Google Earth. Google memang menyediakan beberapa demo VR di aplikasi Cardboard yang tiap-tiapnya dirancang untuk skenario berbeda. Selain sejumlah demo yang disebut di atas, ada pula demo Photo Sphere, YouTube, dan animasi 3D bernama Windy Day. Mereka seakan menunjukkan bahwa visualisasi 3D Cardboard bisa dipakai untuk berbagai keperluan, tak hanya game . Sensasi 3D yang dihasilkan membuat semua demo itu seolah tampak benar-benar di depan mata. Sangat mirip dengan efek yang dihasilkan headset VR Oculus Rift, yang juga pernah dicoba KompasTekno tahun lalu. Kisaran harga keseluruhan Google Cardboard diperkirakan antara 20 dollar AS dan 40 dollar AS (antara Rp 230.000 dan Rp 460.000). Di Amerika Serikat bahkan sudah ada beberapa pihak ketiga yang menjual Cardboard utuh dengan banderol sekitar 25 dollar AS.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Google Cardboard VR Waterproof - Black at 195000.00 IDR from Unomax
unomax Google Cardboard VR Waterproof - Black
Rp 195.000
Unomax
Perbedaan dari Google Cardboard yang standard adalah produk ini terbuat dari bahan yang berbeda, yaitu plastik waterproof. Membuat Google Cardboard menjadi lebih awet, tanpa mengubah pengalaman Anda dalam Virtual Reality. Kelengkapan: – Pre-cut Cardboard Plastic Waterproof (Black) 4.0 – 5.4 inch – Lensa Biconvex (x2) – Ceramic disc magnet – Neodymium magnet – NFC tag – Velcro strips – Rubber band – Headband Perbedaan Google Cardboard VR Standard Edition dengan yang Premium Edition terdapat di: 1. Lensa Standard: Standard lens Premium: Lebih jernih dan lebih tahan baret 2. Cardboard Standard: Standard Premium: Lebih kuat dan lebih presisi, terdapat berbagai warna 3. Printing Standard: Packaging standard, tanpa 3D token Premium: Packaging dengan instruksi lengkap, ada 3D token (lihat gambar) 4. Headband Standard: Tanpa headband, Model T beli terpisah Premium: Dengan headband bawaan, Model T beli terpisah 5. Stiker oil-repellent (di dahi) Standard: Tanpa oil-free sticker, beli terpisah Premium: Sudah terdapat oil-free sticker bawaan Apa Itu Google Cardboard? Google Cardboard adalah alat yang memberikan pengalaman Virtual Reality, terdiri dari: Pre-cut High Quality Cardboard, 2 pasang Biconvex optical lens Neodymium magnet dan Ceramic Disc magnet Velcro Rubber band. Dengan bantuan smartphone yang mendukung, aplikasi stereoscopic, dan dibantu lensa khusus, membuat semua orang dapat mencoba pengalaman 3D Experience Virtual Reality. Google Cardboard merupakan penemuan Google yang diumumkan pada saat acara Google I/O di California, 2014 lalu. Apa Fungsi Dari Google Cardboard? Google Cardboard merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Namun banyak orang bertanya, apa saja kegunaan dari Google Cardboard? Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Contoh fungsinya antara lain: 1. Bermain game seakan-akan kita berada di dalam 2. Menonton video 3D seperti di bioskop 3. menonton video 360° 4. Keliling dunia dengan Google Earth Kelebihannya, apabila Anda menggerakkan kepala Anda ke kiri atau ke kanan, maka Anda juga bisa melihat kondisi sekitar dari aplikasi/permainan tersebut seperti nyata! Demo Google Cardboard: Bagaimana Cara Kerja Google Cardboard? Dengan cara menaruh smartphone di jarak yang pas dan bantuan lensa, lalu menggunakan aplikasi yang kompatibel, lensa akan memberi efek 3D ketika di arahkan di mata anda. Anda bahkan bisa memutar/menggerakkan kepala anda untuk melihat sekitar, dengan bantuan Gyroscopic sensor di smartphone anda. Sebagai contoh, Street view from Google. Seperti gambar diatas, anda dapat melihat ke sekitar dengan cara menggerakkan kepala anda, dan seakan-akan anda seperti disana. Tidak hanya street view, namun Anda juga bisa menonton film atau bermain game dengan cara yang baru. Hal mengagumkan lainnya adalah magnet kecil disamping. Apa gunanya? Guna magnet tersebut bukanlah untuk menahan cardboard atau smartphone anda, melainkan, itu adalah sebuah trigger! sebuah tombol! Karena anda tidak bisa menyentuh layar anda, maka magnet tersebut berguna untuk memilih atau menyentuh layar secara tidak langsung, terimakasih kepada magnetometer sensor di smartphone kita. Cuplikan berita dari Kompas.com Tanpa sentuhan Sebelum memasang smartphone , pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi. Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone , dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna. Pilihan yang terseleksi di menu akan di- highlight , kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. oik yusuf/ kompas.com Tombol magnet di sisi kiri Google Cardboard digunakan untuk memilih menu Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak". Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone . Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus. Untuk menjalankan fungsi “ back ” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal). Tiga dimensi Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone . Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata. Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa. Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah. oik yusuf/ kompas.com Aplikasi Cardboard menyajikan dua tampilan pada area yang berbeda pada layar smartphone. Dua tampilan ini diproyeksikan masing-masing untuk mata kiri dan kanan Tampilan museum Versailles dalam salah satu demo di aplikasi Cardboard akan mengikuti pandangan arah pengguna. Begitu pula jalanan Paris pada demo bertajuk Street Vue dan kontur-kontor bumi pada demo Google Earth. Google memang menyediakan beberapa demo VR di aplikasi Cardboard yang tiap-tiapnya dirancang untuk skenario berbeda. Selain sejumlah demo yang disebut di atas, ada pula demo Photo Sphere, YouTube, dan animasi 3D bernama Windy Day. Mereka seakan menunjukkan bahwa visualisasi 3D Cardboard bisa dipakai untuk berbagai keperluan, tak hanya game . Sensasi 3D yang dihasilkan membuat semua demo itu seolah tampak benar-benar di depan mata. Sangat mirip dengan efek yang dihasilkan headset VR Oculus Rift, yang juga pernah dicoba KompasTekno tahun lalu. Kisaran harga keseluruhan Google Cardboard diperkirakan antara 20 dollar AS dan 40 dollar AS (antara Rp 230.000 dan Rp 460.000). Di Amerika Serikat bahkan sudah ada beberapa pihak ketiga yang menjual Cardboard utuh dengan banderol sekitar 25 dollar AS.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Gold at 50000.00 IDR from Blibli
-41%
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Gold
Rp 50.000 Rp 85.000
Blibli
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Gold merupakan ring stand holder yang dapat digunakan sebagai penyangga smartphone Anda untuk bisa dalam posisi landscape dan standing, serta mencegah smartphone jatuh dari genggaman Anda ketika beraktifitas. Holder ini juga dapat digantung pada hook yang menempel di dinding atau mobil. Dapat diaplikasikan untuk berbagai tipe smartphone (iPhone, Samsung, Xiaomi, LG, Sony).
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Google Cardboard VR Premium Edition - Blue (LARGE) at 185000.00 IDR from Unomax
unomax Google Cardboard VR Premium Edition - Blue (LARGE)
Rp 185.000
Unomax
*Ukuran LARGE diperuntukkan Smart Phone dengan ukuran 5.5" - 6.0" Perbedaan Google Cardboard VR Premium Edition dengan yang Value Edition terdapat di: 1. Lensa Value: Standard lens Premium: Lebih jernih dan lebih tahan baret 2. Cardboard Value: Standard Premium: Lebih kuat dan lebih presisi, terdapat berbagai warna 3. Printing Value: Packaging standard, tanpa 3D token Premium: Packaging dengan instruksi lengkap, ada 3D token (lihat gambar) 4. Headband Value: Tanpa headband, Premium: Dengan headband bawaan 5. Stiker oil-repellent (di dahi) Value: Tanpa oil-free sticker Premium: Sudah terdapat oil-free sticker bawaaan Apa Itu Google Cardboard? Google Cardboard adalah alat yang memberikan pengalaman Virtual Reality, terdiri dari: Pre-cut High Quality Cardboard, 2 pasang Biconvex optical lens Neodymium magnet dan Ceramic Disc magnet Velcro Rubber band. Dengan bantuan smartphone yang mendukung, aplikasi stereoscopic, dan dibantu lensa khusus, membuat semua orang dapat mencoba pengalaman 3D Experience Virtual Reality. Google Cardboard merupakan penemuan Google yang diumumkan pada saat acara Google I/O di California, 2014 lalu. Apa Fungsi Dari Google Cardboard? Google Cardboard merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Namun banyak orang bertanya, apa saja kegunaan dari Google Cardboard? Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Contoh fungsinya antara lain: 1. Bermain game seakan-akan kita berada di dalam 2. Menonton video 3D seperti di bioskop 3. menonton video 360° 4. Keliling dunia dengan Google Earth Kelebihannya, apabila Anda menggerakkan kepala Anda ke kiri atau ke kanan, maka Anda juga bisa melihat kondisi sekitar dari aplikasi/permainan tersebut seperti nyata! Demo Google Cardboard: Bagaimana Cara Kerja Google Cardboard? Dengan cara menaruh smartphone di jarak yang pas dan bantuan lensa, lalu menggunakan aplikasi yang kompatibel, lensa akan memberi efek 3D ketika di arahkan di mata anda. Anda bahkan bisa memutar/menggerakkan kepala anda untuk melihat sekitar, dengan bantuan Gyroscopic sensor di smartphone anda. Sebagai contoh, Street view from Google. Seperti gambar diatas, anda dapat melihat ke sekitar dengan cara menggerakkan kepala anda, dan seakan-akan anda seperti disana. Tidak hanya street view, namun Anda juga bisa menonton film atau bermain game dengan cara yang baru. Hal mengagumkan lainnya adalah magnet kecil disamping. Apa gunanya? Guna magnet tersebut bukanlah untuk menahan cardboard atau smartphone anda, melainkan, itu adalah sebuah trigger! sebuah tombol! Karena anda tidak bisa menyentuh layar anda, maka magnet tersebut berguna untuk memilih atau menyentuh layar secara tidak langsung, terimakasih kepada magnetometer sensor di smartphone kita. Cuplikan berita dari Kompas.com Tanpa sentuhan Sebelum memasang smartphone , pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi. Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone , dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna. Pilihan yang terseleksi di menu akan di- highlight , kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. oik yusuf/ kompas.com Tombol magnet di sisi kiri Google Cardboard digunakan untuk memilih menu Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak". Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone . Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus. Untuk menjalankan fungsi “ back ” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal). Tiga dimensi Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone . Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata. Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa. Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah. oik yusuf/ kompas.com Aplikasi Cardboard menyajikan dua tampilan pada area yang berbeda pada layar smartphone. Dua tampilan ini diproyeksikan masing-masing untuk mata kiri dan kanan Tampilan museum Versailles dalam salah satu demo di aplikasi Cardboard akan mengikuti pandangan arah pengguna. Begitu pula jalanan Paris pada demo bertajuk Street Vue dan kontur-kontor bumi pada demo Google Earth. Google memang menyediakan beberapa demo VR di aplikasi Cardboard yang tiap-tiapnya dirancang untuk skenario berbeda. Selain sejumlah demo yang disebut di atas, ada pula demo Photo Sphere, YouTube, dan animasi 3D bernama Windy Day. Mereka seakan menunjukkan bahwa visualisasi 3D Cardboard bisa dipakai untuk berbagai keperluan, tak hanya game . Sensasi 3D yang dihasilkan membuat semua demo itu seolah tampak benar-benar di depan mata. Sangat mirip dengan efek yang dihasilkan headset VR Oculus Rift, yang juga pernah dicoba KompasTekno tahun lalu. Kisaran harga keseluruhan Google Cardboard diperkirakan antara 20 dollar AS dan 40 dollar AS (antara Rp 230.000 dan Rp 460.000). Di Amerika Serikat bahkan sudah ada beberapa pihak ketiga yang menjual Cardboard utuh dengan banderol sekitar 25 dollar AS.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Dark Blue Cable/Cord Line/Lightning iPhone Protector at 25000.00 IDR from Blibli
-28%
Unomax Dark Blue Cable/Cord Line/Lightning iPhone Protector
Rp 25.000 Rp 35.000
Blibli
Unomax Dark Blue Cable/Cord Line/Lightning iPhone Protector merupakan kabel data yang kompatibel dengan iPhone, dan dapat dihubungkan dengan laptop atau PC. Kabel data ini terbuat dari material polikarbonat dan PVC berkualitas dan tahan lama.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Google Cardboard VR Premium Edition v2.0 - Black at 245000.00 IDR from Unomax
unomax Google Cardboard VR Premium Edition v2.0 - Black
Rp 245.000
Unomax
Menggunakan lensa besar 37mm Google. Di versi ke 2.0 ini, ada banyak kelebihan seperti: Mendukung layar hingga 3.5" - 6″, bekerja baik dengan smartphone Android dan iPhone. Mendukung semua Android dan iPhone secara penuh karena magnet slider digantikan oleh tombol konduktif. 3 Langkah untuk merakit , hanya butuh 10 detik. Lensa lebih besar , dengan diameter 37mm dan titik fokus 50mm. Aman berada di kotak protektif , dan dengan mudah bisa disimpan kembali ke kotak tersebut. Ketika event I/O 2015 lalu di gelar, Google mengeluarkan versi baru dari Google Cardboard. Sebagus yang versi pertama, v2.0 mempunyai banyak improvement. Sekilas, Google cardboard versi pertama dan kedua terlihat mirip, namun perbedaan dibuat untuk menambah pengalaman yang lebih baik. Berikut kita simak perbedaannya: Tiga Langkah untuk merakit Dengan Google Cardboard v1.0, pengguna harus merakit dengan 12 langkah yang mudah, sedangkan di v2.0, merakit cukup dengan 3 langkah yang bahkan lebih mudah. Lebih mudah dibawa kemanapun Salah satu improvement terbesar dari v2.0 adalah pengguna dapat dengan mudah melipat kembali bagian kiri dan kanan dari Google Cardboard, dan memasukkannya ke ‘sarung’ nya kembali. Bagian kiri dan kanan Google Cardboard menggunakan Velcro untuk menempel. Jadi, ketika selesai digunakan, Anda bisa dengan mudah melipat kembali dan membawanya kemanapun. Lensa yang lebih besar Google Cardboard v2.0 mempunyai lensa asimetris 37mm biconvex lenses dengan titik fokus 50mm, yang membuat lensa ini lebih besar dibanding versi pertama. Kompatibilitas yang lebih luas Smartphone dengan ukuran sampai dengan 6 inch bisa cukup untuk masuk ke alat ini! Tidak hanya Android, melainkan smartphone iOS juga bisa menggunakan Google Cardboard. Tombol ‘Select’ baru Salah satu perubahan paling signifikan adalah, v2.0 tidak lagi menggunakan magnet slider. Google Cardboard v2.0 memiliki fitur tombol konduktif yang membuat seolah-olah Anda menekan layar Anda pada saat Anda menekan tombol tersebut.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Black Micro or Nano SIM Adapter at 50000.00 IDR from Blibli
-50%
Unomax Black Micro or Nano SIM Adapter
Rp 50.000 Rp 100.000
Blibli
Unomax Black Micro or Nano SIM Adapter merupakan adapter yang dapat digunakan untuk memasukkan Nano atau Micro SIM card Anda ke tablet / smartphone yang menggunakan Micro atau Standard SIM Card yang memerlukan tambahan daya eksternal.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax iWare MHL Cable Micro USB Male to HDMI Male White at 200000.00 IDR from Unomax
unomax iWare MHL Cable Micro USB Male to HDMI Male White
Rp 200.000
Unomax
Micro USB MHL to HDMI HD Video Adapter Cable w/ Micro USB 5 Pin to 11 Pin Cable Putar smartphone Anda ke layar yang besar dan kualitas terbaik dari MHL ke HDMI dengan adapter MHL ini. Micro 5 pin / 11 pin USB to HDMI cable, support pengiriman sinyal audio dan video melalui konektor micro USB menjadi sinyal HDMI untuk digunakan di HDTVs. Sinyal bertahan di format digital selama transmisi dan konversi berjalan, sehingga tidak mengakibatkan hilangnya kualitas. Termasuk micro 5 pin to 11 pin USB cable Kabel MHL to HDMI termasuk USB 2.0 interface, melakukan pengisian baterai ketika terhubung Menjadikan USB port ponsel Anda ke standard HDMI port Supports content dengan High-bandwidth Digital Content Protection(HDCP) Dapat digunakan dengan tablet dan smartphone MHL enabled Gunakan Remote TV untuk mengkontrol dan mengakses konten pada smartphone Anda Spesifikasi: Interface: MHL specification v1.0 Bandwidth: 25 MHz - 75MHz Connector: microUSB (in), HDMI (out). USB2.0 (power) Video: 1080p HD Audio: 8-channel (e.g.7.1 surround) digital audio Power supply: 5V DC up to 0.1A from USB 2.0 The Main Cable Length: 2m The Micro 5 pin to 11 pin Cable Kompatibilitas Samsung Galaxy Note 3 Samsung Galaxy Note II Samsung Galaxy S5 Samsung Galaxy S4 Samsung Galaxy S III Samsung I9100 Galaxy S II, I9250 Galaxy Nexus, I9220 Galaxy Note Other smartphones with the micro usb port
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Ring Holder with Hook for iPhone/Samsung/Xiaomi/LG/Sony - White at 50000.00 IDR from Blibli
-41%
Unomax Ring Holder with Hook for iPhone/Samsung/Xiaomi/LG/Sony - White
Rp 50.000 Rp 85.000
Blibli
Unomax Ring Holder with Hook for iPhone/Samsung/Xiaomi/LG/Sony - White merupakan case kecil berbentuk lingkaran seperti cincin yang pas untuk ditempel di bagian belakang handphone kamu. Ada banyak jenis pilihan warna yang bisa kamu temukan. Selain mencegah handphone jatuh dari genggaman, unomax iRing ini juga bisa kamu sematkan di jari saat sedang menonton atau beraktivitas di handphone lainnya. Bahkan bisa juga digantung pada hook yang menempel di dinding atau mobil. unomax iRing / Ring Holder / Stand with Hook ini bisa digunakan untuk segala jenis handphone.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Pink at 50000.00 IDR from Blibli
-41%
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Pink
Rp 50.000 Rp 85.000
Blibli
Unomax Ring Stand Holder for Smartphone - Pink merupakan ring stand holder yang dapat digunakan sebagai penyangga smartphone Anda untuk bisa dalam posisi landscape dan standing, serta mencegah smartphone jatuh dari genggaman Anda ketika beraktifitas. Holder ini juga dapat digantung pada hook yang menempel di dinding atau mobil. Dapat diaplikasikan untuk berbagai tipe smartphone (iPhone, Samsung, Xiaomi, LG, Sony).
Selengkapnya
Kunjungi Toko
unomax Google Cardboard VR Value Edition at 89000.00 IDR from Unomax
unomax Google Cardboard VR Value Edition
Rp 89.000
Unomax
Perbedaan Google Cardboard VR Premium Edition dengan yang Value Edition terdapat di: 1. Lensa Value: Standard lens Premium: Lebih jernih dan lebih tahan baret 2. Cardboard Value: Standard Premium: Lebih kuat dan lebih presisi, terdapat berbagai warna 3. Printing Value: Packaging standard, tanpa 3D token Premium: Packaging dengan instruksi lengkap, ada 3D token (lihat gambar) 4. Headband Value: Tanpa headband, Premium: Dengan headband bawaan 5. Stiker oil-repellent (di dahi) Value: Tanpa oil-free sticker Premium: Sudah terdapat oil-free sticker bawaaan Apa Itu Google Cardboard? Google Cardboard adalah alat yang memberikan pengalaman Virtual Reality, terdiri dari: Pre-cut High Quality Cardboard, 2 pasang Biconvex optical lens Neodymium magnet dan Ceramic Disc magnet Velcro Rubber band. Dengan bantuan smartphone yang mendukung, aplikasi stereoscopic, dan dibantu lensa khusus, membuat semua orang dapat mencoba pengalaman 3D Experience Virtual Reality. Google Cardboard merupakan penemuan Google yang diumumkan pada saat acara Google I/O di California, 2014 lalu. Apa Fungsi Dari Google Cardboard? Google Cardboard merupakan alat virtual reality yang menggunakan smartphone sebagai platform/layar. Namun banyak orang bertanya, apa saja kegunaan dari Google Cardboard? Google Cardboard ditujukan agar pengguna smartphones dapat merasakan Virtual Reality dengan cara yang mudah dan murah. Contoh fungsinya antara lain: 1. Bermain game seakan-akan kita berada di dalam 2. Menonton video 3D seperti di bioskop 3. menonton video 360° 4. Keliling dunia dengan Google Earth Kelebihannya, apabila Anda menggerakkan kepala Anda ke kiri atau ke kanan, maka Anda juga bisa melihat kondisi sekitar dari aplikasi/permainan tersebut seperti nyata! Demo Google Cardboard: Bagaimana Cara Kerja Google Cardboard? Dengan cara menaruh smartphone di jarak yang pas dan bantuan lensa, lalu menggunakan aplikasi yang kompatibel, lensa akan memberi efek 3D ketika di arahkan di mata anda. Anda bahkan bisa memutar/menggerakkan kepala anda untuk melihat sekitar, dengan bantuan Gyroscopic sensor di smartphone anda. Sebagai contoh, Street view from Google. Seperti gambar diatas, anda dapat melihat ke sekitar dengan cara menggerakkan kepala anda, dan seakan-akan anda seperti disana. Tidak hanya street view, namun Anda juga bisa menonton film atau bermain game dengan cara yang baru. Hal mengagumkan lainnya adalah magnet kecil disamping. Apa gunanya? Guna magnet tersebut bukanlah untuk menahan cardboard atau smartphone anda, melainkan, itu adalah sebuah trigger! sebuah tombol! Karena anda tidak bisa menyentuh layar anda, maka magnet tersebut berguna untuk memilih atau menyentuh layar secara tidak langsung, terimakasih kepada magnetometer sensor di smartphone kita. Cuplikan berita dari Kompas.com Tanpa sentuhan Sebelum memasang smartphone , pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi. Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone , dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna. Pilihan yang terseleksi di menu akan di- highlight , kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. oik yusuf/ kompas.com Tombol magnet di sisi kiri Google Cardboard digunakan untuk memilih menu Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak". Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone . Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus. Untuk menjalankan fungsi “ back ” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal). Tiga dimensi Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone . Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata. Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa. Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah. oik yusuf/ kompas.com Aplikasi Cardboard menyajikan dua tampilan pada area yang berbeda pada layar smartphone. Dua tampilan ini diproyeksikan masing-masing untuk mata kiri dan kanan Tampilan museum Versailles dalam salah satu demo di aplikasi Cardboard akan mengikuti pandangan arah pengguna. Begitu pula jalanan Paris pada demo bertajuk Street Vue dan kontur-kontor bumi pada demo Google Earth. Google memang menyediakan beberapa demo VR di aplikasi Cardboard yang tiap-tiapnya dirancang untuk skenario berbeda. Selain sejumlah demo yang disebut di atas, ada pula demo Photo Sphere, YouTube, dan animasi 3D bernama Windy Day. Mereka seakan menunjukkan bahwa visualisasi 3D Cardboard bisa dipakai untuk berbagai keperluan, tak hanya game . Sensasi 3D yang dihasilkan membuat semua demo itu seolah tampak benar-benar di depan mata. Sangat mirip dengan efek yang dihasilkan headset VR Oculus Rift, yang juga pernah dicoba KompasTekno tahun lalu. Kisaran harga keseluruhan Google Cardboard diperkirakan antara 20 dollar AS dan 40 dollar AS (antara Rp 230.000 dan Rp 460.000). Di Amerika Serikat bahkan sudah ada beberapa pihak ketiga yang menjual Cardboard utuh dengan banderol sekitar 25 dollar AS.
Selengkapnya
Kunjungi Toko
Unomax Rear Camera Metal Ring Silver Lens Protector for iPhone 6 Plus at 40000.00 IDR from Blibli
-20%
Unomax Rear Camera Metal Ring Silver Lens Protector for iPhone 6 Plus
Rp 40.000 Rp 50.000
Blibli
Unomax Rear Camera Metal Ring Silver Lens Protector for iPhone 6 Plus merupakan rear camera lens protector protective metal ring Apple melindungi kamera iPhone Anda dari bahaya goresan maupun benturan. Ring yang indah memberi perlindungan serta gaya fashion yang menarik. Rear camera lens protector protective metal ring Apple iPhone dirancang untuk memenuhi sekitar lensa tanpa mengganggu performance dari kamera iPhone Anda. Dengan pilihan warna yang menarik sehingga cocok untuk melengkapi kebutuhan Anda sesuai dengan warna dari iPhone yang Anda gunakan.
Selengkapnya

Unomax Ponsel & Tablet Indonesia

Untuk pilihan warna, Silver, Putih dan Pink adalah pilihan terpopuler untuk Unomax Ponsel & Tablet saat ini. Anda bisa dapatkan diskon spektakuler hingga 50% untuk koleksi Unomax Ponsel & Tablet hanya di iprice! Tahukan Anda bahwa Ring Stand Holder for Smartphone - Black, Google Cardboard VR Premium Edition - Blue dan Rear Camera Metal Ring Black Lens Protector for iPhone 6 adalah Unomax Ponsel & Tablet terpopuler? Terdapat banyak brand yang bisa Anda jelajahi secara online, seperti Case, Samsung dan Buildphone sebagai pilihan lain dari Unomax Ponsel & Tablet. Dimulai dari harga IDR Rp 25.000 hingga IDR Rp 320.000, Anda bisa dapatkan Unomax Ponsel & Tablet berkualitas secara online. Terdapat dua jenis utama dari Unomax Ponsel & Tablet, yaitu Aksesoris Ponsel & Tablet.


Hai, kami ingin tahu pendapat Anda tentang kami

Kami menghargai privasi Anda, email yang diberikan hanya digunakan untuk menanggapi saran dari Anda.

Terima Kasih